Rp3 Jutaan, iQOO Z10R Bikin Infinix Hot 60 Pro Terlihat Kalah Lengkap

Persaingan ponsel Rp3 jutaan kini tidak lagi ditentukan oleh satu angka yang paling besar di brosur. Di kelas ini, iQOO Z10R dan Infinix Hot 60 Pro justru menawarkan prioritas yang berbeda, sehingga pilihan terbaik sangat bergantung pada kebutuhan pemakaian harian.

Dua perangkat itu sama-sama menyasar konsumen yang mencari nilai lebih di segmen menengah. Namun, satu unggul di performa, kamera, dan kesiapan 5G, sementara yang lain menonjol lewat layar lebih cepat, bodi lebih tipis, dan fitur yang masih disukai sebagian pengguna.

Performa jadi pembeda paling tegas

iQOO Z10R tampil lebih agresif berkat chipset MediaTek Dimensity 7400 dengan fabrikasi 4 nanometer. Perangkat ini diklaim mampu meraih skor AnTuTu sekitar 823 ribu poin, jauh di atas Infinix Hot 60 Pro yang memakai Helio G200 berbasis 6 nanometer dengan skor sekitar 259 ribu poin.

Selisih itu terasa bukan hanya di atas kertas. Performa yang lebih tinggi biasanya membuat aplikasi lebih lancar, multitasking lebih ringan, dan game dengan pengaturan grafis tinggi lebih stabil.

Bagi pengguna yang ingin memakai ponsel selama tiga hingga empat tahun ke depan, kekuatan chipset juga menjadi pertimbangan penting. Prosesor yang lebih kencang memberi peluang lebih besar agar perangkat tetap nyaman dipakai saat aplikasi makin berat.

Layar, desain, dan kenyamanan pakai

Di sisi layar, Infinix Hot 60 Pro menawarkan panel AMOLED dengan refresh rate hingga 144Hz dan perlindungan Corning Gorilla Glass 7i. Angka refresh rate itu memberi sensasi animasi dan scrolling yang lebih mulus, terutama saat dipakai bermain gim kompetitif.

iQOO Z10R juga memakai panel AMOLED, tetapi dengan refresh rate 120Hz. Kelebihannya ada pada tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits, yang membuat layar lebih mudah dibaca saat digunakan di bawah sinar matahari langsung.

Perbedaan 120Hz dan 144Hz memang tidak selalu terasa besar dalam aktivitas harian. Sebaliknya, layar yang tetap jelas di luar ruangan sering memberi manfaat yang lebih nyata bagi pengguna umum.

Soal fisik bodi, Infinix Hot 60 Pro punya keunggulan tersendiri karena ketebalannya sekitar 6,6 mm dan bobot sekitar 170 gram. Ponsel ini juga masih mempertahankan slot microSD khusus dan jack audio 3,5 mm, yang masih relevan bagi pengguna tertentu.

Kamera dan ketahanan harian

iQOO Z10R membawa senjata lain di sektor kamera. Kamera utamanya memakai sensor Sony IMX882 50MP yang sudah didukung Optical Image Stabilization atau OIS.

OIS membantu menekan getaran saat memotret atau merekam video. Hasilnya, gambar bisa tetap lebih tajam meski tanpa tripod atau saat tangan tidak sepenuhnya stabil.

Infinix Hot 60 Pro belum menghadirkan stabilisasi optik tersebut. Dari sisi ini, kemampuan kameranya dinilai lebih sederhana dibanding kompetitornya.

Di luar kamera, iQOO Z10R juga mengantongi sertifikasi IP64 yang memberi perlindungan terhadap debu dan cipratan air. Fitur ini menjadi nilai tambah karena smartphone kini dipakai hampir sepanjang hari, termasuk di luar ruangan.

Baterai, sistem, dan konektivitas

Untuk daya, iQOO Z10R membawa baterai 5.700 mAh, sedikit lebih besar dibanding 5.160 mAh pada Infinix Hot 60 Pro. Dengan chipset 4 nanometer yang lebih efisien, perangkat ini juga diperkirakan lebih hemat dalam penggunaan harian.

Keduanya sama-sama menjalankan Android 15. Meski begitu, pengalaman antarmuka tetap berbeda karena Funtouch OS milik vivo dikenal cukup stabil, sedangkan XOS dari Infinix kerap disorot karena membawa cukup banyak aplikasi bawaan.

Perbedaan lain yang cukup penting ada pada jaringan. iQOO Z10R sudah mendukung 5G, sedangkan Infinix Hot 60 Pro masih berada di jaringan 4G.

Di tengah meluasnya jaringan 5G di Indonesia dan berbagai negara lain, dukungan ini menjadi pertimbangan besar. Ponsel yang sudah kompatibel dengan 5G dinilai lebih siap menghadapi perkembangan infrastruktur jaringan dalam beberapa tahun ke depan.

Pada akhirnya, Infinix Hot 60 Pro tetap menarik bagi pengguna yang mengutamakan bodi tipis, refresh rate tinggi, slot microSD, dan jack audio. Sebaliknya, iQOO Z10R terlihat lebih kuat bagi pembeli yang mencari performa lebih tinggi, kamera lebih matang, efisiensi daya, dan kesiapan 5G dalam satu paket.

Terkait