Sony Xperia 1 VIII kembali menegaskan posisi seri Xperia 1 sebagai ponsel premium yang sangat serius di urusan kamera. Di Edinburgh, perhatian terbesar tetap mengarah ke sistem fotografi belakangnya, yang dirancang bukan hanya untuk pemakaian otomatis, tetapi juga untuk pengguna yang ingin kontrol manual dan hasil yang lebih presisi.
Pola ini memang menjadi ciri khas Xperia. Sony masih mempertahankan integrasi erat dengan teknologi Alpha, sehingga ponsel ini terasa lebih seperti alat kerja untuk fotografi dan videografi mobile ketimbang perangkat point-and-shoot biasa.
Kamera jadi pembeda utama
Pada generasi ini, Sony masih memberi penekanan kuat pada kebutuhan pembuat konten. Kamera Xperia 1 VIII disebut membawa pemrosesan gambar yang lebih maju, pengenalan adegan berbasis AI yang dioptimalkan, serta peningkatan pada fotografi low-light dan performa autofocus.
Fokus itu juga terlihat dari pendekatan antarmuka dan perangkat keras. Xperia 1 VIII tetap membawa tombol shutter khusus, fitur yang menegaskan bahwa kamera masih menjadi pembeda utama di antara lini flagship Sony.
Tiga kamera di belakang
Sistem kamera belakang Xperia 1 VIII terdiri dari tiga sensor. Kamera utamanya memakai sensor 52 MPix dengan lensa 24 mm, yang secara efektif menghasilkan 48 MPix dan mengeluarkan gambar 12 MPix lewat pixel binning.
Di sebelahnya ada kamera ultra-wide 48 MPix dengan panjang fokus efektif 16 mm. Konfigurasinya dilengkapi kamera periscope zoom baru 50 MPix, yang secara efektif 48 MPix dan menjadi salah satu pembaruan paling penting di perangkat ini.
Sensor periscope itu disebut jauh lebih besar dibanding pendahulunya di Xperia 1 VII. Ukurannya berubah dari 1/3.5 inci menjadi 1/1.56 inci, meski kini hanya memiliki focal length tetap 70 mm.
Zoom yang tetap diandalkan
Walau fokusnya tidak lagi variabel, kamera telefoto ini tetap diarahkan untuk memberi hasil yang fleksibel. Sony menargetkan crop 140 mm yang nyaris lossless, sehingga ponsel ini masih menonjol untuk kebutuhan zoom jarak menengah tanpa kehilangan detail yang besar.
Pendekatan itu memperkuat posisi Xperia 1 VIII sebagai perangkat yang mengejar kualitas gambar lebih dari sekadar kemudahan pakai. Targetnya jelas terlihat pada pengguna yang terbiasa mengatur hasil foto dan video secara manual, bukan hanya mengandalkan mode otomatis.
Tetap khas Xperia
Di luar kamera, Sony juga mempertahankan sejumlah ciri yang sudah lama melekat pada Xperia 1 series. Ponsel ini masih membawa slot microSD untuk ekspansi penyimpanan dan jack audio 3.5 mm, dua fitur yang semakin jarang ditemukan di kelas flagship.
Perpaduan desain yang ramping dan fungsional, hardware flagship terbaru, serta fokus besar pada multimedia membuat Xperia 1 VIII tetap berada di jalur yang sama dengan pendahulunya. Dalam praktiknya, Sony tampak tidak ingin mengubah identitas seri ini, melainkan memperkuatnya lewat kamera yang lebih ambisius dan tetap menyasar pengguna profesional maupun kreator konten.
Source: www.notebookcheck.net






