Belum juga iPhone lipat milik Apple hadir resmi, Caviar sudah lebih dulu menghadirkan versi mewahnya. Pabrikan aksesori asal Rusia itu meracik iPhone Ultra atau iPhone Fold dengan tampilan foldable yang dibuat terbatas hanya 19 unit di dunia.
Langkah ini menarik perhatian karena Apple sendiri masih disebut menghadapi potensi penundaan produksi iPhone lipat. Melansir teknologi.bisnis.com, pemicunya adalah kegagalan komponen engsel yang belum lolos standar kontrol kualitas internal perusahaan.
iPhone lipat ala Caviar dibuat seperti ponsel premium kolektor
Dalam video bertajuk “The Flagship: The First Foldable Phone by Caviar”, perangkat ini ditampilkan dengan bentuk lipat bergaya book-style. Caviar juga memberi sentuhan desain yang jauh lebih mencolok dibanding ponsel lipat biasa.
Bahan yang dipakai mencakup titanium, kulit buaya asli, perak, dan emas 18 karat. Di bagian belakang, Caviar menambahkan logo Apple berbentuk 3D untuk menegaskan identitas perangkat tersebut sebagai iPhone.
4 varian dengan karakter dan harga berbeda
| Varian | Ciri Utama | Harga |
|---|---|---|
| Dark Cherry | Kulit buaya ungu dengan trim berlapis emas | Pre-order mulai US$13.840 |
| Titan | Warna serba hitam pada bodi, trim, dan kulit | Pre-order mulai US$13.840 |
| Silver | Panel atas perak dengan sisipan kulit buaya, logo 3D dari perak sterling | Pre-order mulai US$13.840 |
| Gold | Bodi serat karbon penuh dengan logo Apple emas 18K | US$16.270 untuk 1TB |
Empat varian itu dibuat untuk memberi pilihan pada konsumen yang mencari perangkat eksklusif, bukan sekadar fungsi lipat. Caviar juga merancang beberapa detailnya berdasarkan rumor warna iPhone 18 Pro, termasuk Dark Cherry sebagai salah satu inspirasi warna khas.
Di antara semuanya, varian Gold menjadi yang paling mahal karena memakai material full bodi serat karbon dan logo Apple emas 18K murni. Untuk model termahal ini, Caviar memasang banderol US$16.270 atau sekitar Rp290 jutaan.
Jika melihat lini harga keseluruhan, koleksi ini memang tidak ditujukan untuk pasar massal. Pre-order dimulai dari US$13.840 atau sekitar Rp240 jutaan, sehingga iPhone lipat versi Caviar langsung masuk kategori barang kolektor kelas atas.
Sementara itu, Apple sendiri masih dirumorkan bakal memperkenalkan iPhone 18 Pro dan Pro Max bersama iPhone lipat pada September 2026. MacRumors menyebut ketiganya direncanakan meluncur dengan harga lebih dari US$2.000 atau sekitar Rp34 jutaan.
Perbandingan ini membuat langkah Caviar terasa unik karena mereka mendahului Apple dengan interpretasi mewah yang sangat terbatas. Di saat Apple belum merilis perangkat lipat resminya, Caviar sudah lebih dulu menawarkan versi yang dibuat untuk memamerkan kemewahan, bukan harga yang ramah kantong.
Source: teknologi.bisnis.com






