Xiaomi Bikin Pemanas Kamar Mandi yang Tetap Tahu Anda Ada, Meski Diam Total

Author: Qoo Media

Xiaomi menghadirkan pemanas kamar mandi yang terasa jauh lebih cerdas daripada model konvensional. Lewat Mijia Smart Bathroom Heater P1 Human Sensing Edition, perangkat ini tidak lagi bergantung pada sensor gerak biasa yang mudah salah membaca kondisi ruangan.

Masalah yang ingin diselesaikan cukup sederhana, tetapi sering mengganggu: saat seseorang berdiri diam di bawah shower, heater atau lampu bisa mati karena ruangan dianggap kosong. Dengan pendekatan baru ini, Xiaomi mencoba membuat kamar mandi tetap nyaman tanpa gangguan seperti itu.

Radar 24GHz Jadi Kunci Deteksi Kehadiran

Perbedaan utama perangkat ini ada pada penggunaan radar gelombang milimeter 24GHz. Teknologi ini mampu mendeteksi pernapasan dan getaran mikro tubuh, sehingga sistem tetap mengenali keberadaan orang meski tidak ada gerakan besar.

gadget.viva.co.id menyebut pendekatan ini lebih akurat dibanding sensor PIR yang umum dipakai pada pemanas atau exhaust fan kamar mandi. Sensor berbasis inframerah pasif biasanya hanya merespons gerakan, bukan keberadaan tubuh yang diam.

Xiaomi juga memberi pengaturan pada jangkauan dan sensitivitas deteksi. Fitur ini membantu mengurangi false trigger, misalnya saat ada orang yang lewat di depan pintu kamar mandi tanpa benar-benar masuk.

Pemanas Graphene 3.000W dengan Hembusan Lebih Merata

Di sisi pemanasan, perangkat ini membawa elemen pemanas berbasis graphene dengan daya 3.000W. Material ini dipilih karena dikenal cepat memanaskan, menyebarkan panas secara merata, dan punya daya tahan tinggi.

Yang menarik bukan hanya dayanya, tetapi juga kontrol frekuensi variabel yang menjaga suhu tetap stabil. Alih-alih bekerja dengan pola menyala penuh lalu mati, sistem akan menyesuaikan output agar suhu sesuai target.

Ada pula louver osilasi yang berayun 60–90 derajat. Aliran udara hangat diarahkan ke bawah, sehingga panas tidak hanya berkumpul di langit-langit, melainkan terasa lebih merata sampai ke area kaki.

Fitur Utama Detail
Deteksi kehadiran Radar 24GHz yang mampu membaca pernapasan dan getaran mikro tubuh
Pemanas Graphene 3.000W dengan kontrol frekuensi variabel
Distribusi udara Louver osilasi 60–90 derajat untuk mengarahkan udara hangat ke bawah
Fungsi tambahan Heater, exhaust fan, dan lampu dalam satu unit

Satu Unit untuk Pemanas, Ventilasi, dan Lampu

Mijia Smart Bathroom Heater P1 dirancang sebagai perangkat 3-in-1. Dalam satu unit, pengguna mendapatkan fungsi pemanas, exhaust fan, dan lampu utama sekaligus night light.

Perangkat ini memakai dua motor DC terpisah, sehingga pemanasan dan ventilasi bisa berjalan bersamaan. Kombinasi ini berguna untuk mengurangi uap tanpa mengorbankan kenyamanan suhu di dalam kamar mandi.

Sistem pencahayaannya juga cukup fleksibel. Kecerahannya mencapai 1.500 lumen dengan suhu warna 3.000K hingga 6.200K, sementara mode night light disiapkan untuk penggunaan malam hari agar tidak menyilaukan.

Instalasi Lebih Praktis dan Terhubung ke Ekosistem Xiaomi

Di bagian instalasi, Xiaomi menyertakan saklar dinding nirkabel IPX4 yang cocok dengan kotak listrik standar 86mm. Artinya, pemasangan bisa dilakukan tanpa menarik kabel baru dan tanpa perlu merombak tembok.

Panel lampunya juga dapat ditarik untuk memudahkan pembersihan atau perawatan. Detail kecil seperti ini membuat perangkat lebih praktis untuk penggunaan jangka panjang.

Dari sisi konektivitas, heater ini terhubung ke Mi Home app dan HyperOS. Pengguna bisa membuat penjadwalan otomatis, memakai kontrol suara via asisten Xiaomi, dan menghubungkannya dengan perangkat lain seperti sensor pintu, kamera, atau AC.

Harga dan Posisi Produk di Pasar

Xiaomi memasarkan Mijia Smart Bathroom Heater P1 dengan harga 999 yuan, atau sekitar Rp2,2 juta. Perangkat ini akan mulai masuk crowdfunding di Tiongkok pekan depan.

Dengan banderol di bawah $150 untuk perangkat yang membawa radar 24GHz, pemanas graphene, ventilasi, dan pencahayaan terintegrasi, Xiaomi mencoba menawarkan paket yang cukup lengkap di kelas smart home. Untuk saat ini, target pasarnya masih Tiongkok, meski peluang ekspor global tetap terbuka.

Yang membuat produk ini menonjol bukan sekadar spesifikasinya, tetapi cara Xiaomi menjawab masalah yang sangat nyata di kamar mandi. Pengguna tidak perlu lagi bergerak hanya agar lampu dan pemanas tetap menyala.

Terbaru