Izin AI di Tiongkok Bisa Jadi Pembeda iPhone 18 Pro Max, tetapi Harga Membayangi

Persetujuan untuk menjalankan Apple Intelligence di Tiongkok berpotensi memberi iPhone 18 Pro Max nilai jual yang jauh lebih kuat daripada sekadar pembaruan perangkat keras. Langkah ini dinilai penting karena Tiongkok merupakan pasar iPhone terbesar kedua bagi Apple setelah Amerika Serikat.

Administrasi Ruang Siber Tiongkok atau CAC disebut telah memberi izin bagi sistem AI Apple untuk beroperasi di negara tersebut. Jika hadir sesuai rencana, iPhone 18 Pro Max dan iPhone Ultra berpeluang menjadi iPhone pertama di Tiongkok yang membawa Apple Intelligence terintegrasi penuh sejak awal penjualan.

AI Menjadi Pembeda di Tengah Upgrade Hardware

Informasi yang dihimpun www.vietnam.vn menyebut lini iPhone 18 Pro sebelumnya diperkirakan hanya membawa serangkaian penyempurnaan teknis. Bocoran yang beredar mencakup chip A20 Pro berbasis proses 2nm, baterai lebih besar, kamera dengan aperture variabel, serta sensor Dynamic Island yang lebih kecil.

Rangkaian pembaruan itu tetap signifikan, tetapi belum tentu cukup menciptakan perubahan besar bagi pengguna yang sudah memakai generasi sebelumnya. Kehadiran Apple Intelligence secara penuh di Tiongkok dapat mengubah perhitungan tersebut, terutama bila Apple mampu memperluas fungsi AI-nya pada iOS 27.

Apple Intelligence diperkenalkan pada 2024, tetapi selama ini belum tersedia di Tiongkok karena layanan AI wajib melewati evaluasi regulator setempat. Apple dikabarkan membangun ekosistem khusus untuk memenuhi ketentuan lokal, tanpa mengandalkan model AI dari Google maupun OpenAI.

PihakPeran dalam ekosistem AI Apple di Tiongkok
AlibabaModerator konten untuk membantu memastikan respons AI mematuhi ketentuan hukum.
BaiduPenyedia platform AI inti yang mendukung sejumlah fitur cerdas pada perangkat.

Model kemitraan tersebut menjadi bagian penting dari strategi Apple untuk memasuki pasar AI Tiongkok yang sangat diatur. Izin regulator juga membuat Apple memiliki peluang untuk menawarkan pengalaman Apple Intelligence yang lebih lengkap dibanding iPhone generasi sebelumnya di negara itu.

iOS 27 Disebut Akan Membawa Kemampuan Baru

Meski telah diperkenalkan hampir dua tahun, Apple Intelligence masih dinilai belum sepenuhnya memenuhi potensi yang pernah digambarkan Apple. Implementasinya disebut berjalan lambat dan fitur yang tersedia belum menciptakan jarak besar dengan pesaing di pasar AI ponsel.

Situasi itu diperkirakan dapat berubah melalui iOS 27, yang dikabarkan membawa kemampuan AI tambahan. Pembaruannya disebut dapat mencakup Siri yang lebih cerdas, pemrosesan konteks yang lebih baik, pembuatan konten, serta dukungan kerja yang lebih efisien.

Kombinasi peningkatan perangkat lunak dan izin operasional di Tiongkok dapat memberi lini iPhone 18 Pro Max momentum tersendiri. Namun, manfaat itu akan diuji oleh kemungkinan kenaikan harga yang cukup tajam saat perangkat tersebut masuk pasar.

Harga Berpotensi Menjadi Tantangan Baru

Pasar smartphone Tiongkok sedang menghadapi kenaikan biaya komponen, terutama memori, yang mendorong harga banyak ponsel naik. Apple belum menaikkan harga produknya secara resmi di negara itu, tetapi disebut telah mengurangi promosi dan diskon dibandingkan sebelumnya.

Menurut informasi bocoran, iPhone 18 Pro Max berpotensi dibanderol hingga US$300 lebih mahal dibanding generasi sebelumnya. Jika angka tersebut terealisasi, pengalaman AI yang lengkap akan menjadi salah satu alasan utama yang perlu ditawarkan Apple kepada calon pembeli.

Di sisi lain, posisi Apple di Tiongkok menunjukkan tanda pemulihan setelah tekanan dari Huawei, Xiaomi, dan vivo. Kuartal keempat 2025 disebut menjadi periode bisnis Apple yang paling kuat di negara itu sejak 2021, terutama didorong penjualan seri iPhone 17.

IDC menilai Apple sebagai merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat pada kuartal kedua, meski pasar Tiongkok melambat secara umum. Counterpoint Research memiliki pandangan lebih hati-hati dan menyebut Huawei sebagai satu-satunya merek yang tumbuh positif, tetapi keduanya sepakat Apple tetap berada di posisi produsen smartphone terbesar kedua di Tiongkok.

Persaingan di pasar smartphone Tiongkok tetap akan ketat ketika Apple menyiapkan generasi iPhone berikutnya. Karena itu, keberhasilan Apple Intelligence bukan hanya bergantung pada izin regulasi, melainkan juga pada kemampuan Apple menghadirkan fungsi AI yang benar-benar terasa berguna bagi pengguna.

Terkait