HUAWEI Mate XT2 Disebut Tinggalkan Lipatan Z, Desain Baru Bisa Lindungi Layar

Author: Qoo Media

HUAWEI disebut tengah menyiapkan perubahan besar untuk penerus Mate XT Ultimate. Bocoran paten mengarah pada desain layar lipat tiga yang tidak lagi mengandalkan mekanisme berbentuk huruf Z.

Perangkat yang diduga bernama HUAWEI Mate XT2 itu disebut akan memakai sistem inward folding, yaitu layar utama dilipat ke arah dalam. Pendekatan ini berpotensi membuat panel fleksibel lebih terlindungi ketika ponsel berada dalam kondisi tertutup.

Informasi tersebut mencuat setelah pembocor Ice Universe membagikan dokumen paten di platform X pada 17 Juli 2026. Gadget.viva.co.id melaporkan bahwa gambar dalam dokumen itu memperlihatkan perubahan susunan panel dan mekanisme lipat yang cukup berbeda dari generasi sebelumnya.

Layar Fleksibel Berada di Bagian Dalam

Pada desain yang beredar, layar penutup ditempatkan di panel luar sebelah kanan. Sementara itu, layar fleksibel berukuran besar berada di bagian dalam dan baru terlihat saat perangkat dibuka.

Proses pelipatannya juga tampak bertahap. Panel kiri diduga lebih dulu dilipat ke dalam, kemudian panel kanan menutup bagian tersebut hingga perangkat menjadi lebih ringkas.

Modul kamera berbentuk lingkaran terlihat diposisikan di panel tengah. Tata letak ini membuat HUAWEI Mate XT2 memiliki karakter visual berbeda dibanding Mate XT Ultimate dan Mate XTs yang memakai pola lipatan Z.

Konsep tersebut secara tampilan disebut mengingatkan pada Samsung Galaxy Z Trifold. Namun, sumber industri meyakini mekanisme engsel dan alur lipat yang dipatenkan HUAWEI tetap memiliki pendekatan tersendiri.

Penggunaan lipatan ke dalam dapat mengurangi paparan layar fleksibel saat ponsel dibawa dalam keadaan tertutup. Desain ini juga berpotensi membantu distribusi tekanan secara lebih merata pada bagian layar dan engsel.

Rumor Peningkatan Performa hingga Kamera

Selain bentuk baru, perangkat ini dirumorkan membawa peningkatan pada performa, baterai, dan kamera. Namun, seluruh rincian berikut masih berstatus bocoran dan belum dikonfirmasi langsung oleh HUAWEI.

Bagian Rumor pada Mate XT2 Pembanding yang Disebut
Chipset Kirin 9050 Pro Penerus Kirin 9010 dan Kirin 9020
Baterai Lebih dari 6.000 mAh Mate XT Ultimate 5.600 mAh
Kamera 50 MP utama, 50 MP telefoto periskop, 40 MP ultrawide Konfigurasi mirip HUAWEI Mate X7
Layar Mendukung aktivitas pada layar 10 inci Ditujukan untuk multitasking intensif

Chipset yang disebut akan digunakan adalah Kirin 9050 Pro. Proses fabrikasi yang lebih maju dikabarkan dapat memberi efisiensi daya serta kemampuan akselerasi AI yang lebih baik.

Kapasitas baterainya juga disebut bisa melampaui 6.000 mAh. Angka itu lebih besar daripada baterai 5.600 mAh pada Mate XT Ultimate dan relevan untuk penggunaan multitasking di layar besar.

Untuk fotografi, susunan tiga kamera yang dirumorkan mencakup sensor utama 50 MP, telefoto periskop 50 MP, serta ultrawide 40 MP. Konfigurasinya disebut menyerupai pendekatan kamera pada HUAWEI Mate X7.

Fitur lain yang muncul dalam rumor meliputi engsel generasi baru untuk mengurangi bekas lipatan, dukungan stylus, serta material premium berlapis finishing metalik. Ada pula informasi mengenai efek cahaya dinamis pada bodi perangkat.

Potensi Meluncur Bersama Mate 90

Laporan GSMArena pada April 2026 menyebut HUAWEI Mate XT2 kemungkinan diperkenalkan pada Oktober 2026. Jadwal tersebut disebut berdekatan dengan peluncuran seri HUAWEI Mate 90.

Indonesia sendiri sudah menjadi salah satu pasar untuk perangkat lipat tiga HUAWEI. Mate XT Ultimate resmi dijual di Tanah Air pada 30 April 2025 dengan harga Rp52.999.000.

Kehadiran model sebelumnya menarik perhatian profesional, kreator konten, dan kolektor perangkat premium. Jika generasi baru benar-benar dipasarkan, desain inward folding dapat menjadi pembeda utama untuk segmen smartphone lipat tiga.

Meski demikian, paten tidak selalu berujung pada produk komersial. Desain final, spesifikasi, serta jadwal pengumuman HUAWEI Mate XT2 masih dapat berubah mengikuti pengujian internal dan pertimbangan produksi.

Hingga ada pengumuman resmi dari HUAWEI, bocoran ini sebaiknya dilihat sebagai gambaran arah pengembangan perangkat lipat tiga berikutnya. Perubahan mekanisme lipatan menjadi poin paling penting karena dapat menentukan ketahanan dan kenyamanan penggunaan perangkat tersebut.

Terbaru