Realme Menghentikan Produksi HP China, GT 9 dan Neo 9 Terancam Absen

Author: Qoo Media

Penggemar Realme di China tampaknya harus bersiap menghadapi perubahan besar. Seri GT 9 dan Neo 9 disebut berpeluang tidak meluncur tahun ini seiring berhentinya produksi lini ponsel Realme yang saat ini beredar di negara tersebut.

Informasi itu datang dari pembocor Digital Chat Station, yang menyebut stok perangkat Realme di China diperkirakan habis sekitar November. Jika situasi tersebut benar, Realme tidak memiliki ruang besar untuk memperkenalkan penerus seri GT dan Neo di pasar asalnya dalam waktu dekat.

Peluncuran baru di China sudah dijeda

Realme sebelumnya telah mengumumkan jeda peluncuran produk baru di China. Langkah ini menjadi bagian dari pergeseran strategi perusahaan yang kini melihat peluang pertumbuhan lebih besar di pasar internasional.

Menurut laporan Gizmochina, produksi semua smartphone Realme yang tersedia untuk pasar China sudah dihentikan. Namun, informasi mengenai penghentian produksi dan perkiraan habisnya stok tersebut masih berasal dari bocoran, bukan pengumuman rinci langsung dari perusahaan.

Perubahan ini berpotensi menjadi salah satu langkah strategis terbesar Realme dalam beberapa tahun terakhir. Selama ini, lini GT dan Neo dikenal sebagai bagian penting dari portofolio ponsel berorientasi performa milik brand tersebut di China.

Pasar Arah Portofolio Status yang Dilaporkan
China Seri GT dan Neo Produksi lini saat ini disebut berhenti, stok diperkirakan habis sekitar November
Internasional Seri bernomor, ponsel, dan produk audio Menjadi fokus pertumbuhan Realme

Pasar global mendapat susunan produk berbeda

Portofolio Realme untuk pasar luar China disebut tidak akan sama dengan susunan produk domestiknya. Digital Chat Station menyatakan pasar internasional tidak akan menerima model GT atau Neo baru, sementara seri bernomor akan mengambil peran lebih besar di sejumlah wilayah.

Fokus global Realme juga dilaporkan lebih sempit dibandingkan lini produknya sebelumnya. Perusahaan disebut hanya mengandalkan smartphone dan produk audio, tanpa tablet maupun laptop yang tersedia saat ini di pasar internasional.

Meski begitu, peluang hadirnya perangkat baru di kategori tablet belum sepenuhnya tertutup. Sebuah tablet gaming disebut sedang dipertimbangkan, tetapi belum ada kepastian mengenai produk, jadwal, atau pasar peluncurannya.

Arah baru tersebut memperjelas prioritas Realme terhadap segmen performa dan gaming di luar China. Strategi ini juga dapat mengubah ekspektasi pengguna yang menantikan kelanjutan seri Realme GT 9 atau Neo 9 sebagai penerus perangkat generasi sebelumnya.

OnePlus tetap mengutamakan performa gaming

Perubahan strategi ini berlangsung di tengah penataan ulang bisnis Oppo dan brand-brand di bawahnya. OnePlus sebelumnya dikonfirmasi akan berhenti meluncurkan produk baru di Eropa dan Amerika Utara, tetapi tetap beroperasi di China serta India.

Bocoran yang sama menyebut OnePlus belum memiliki rencana berkolaborasi dengan Ricoh untuk teknologi kamera. Brand tersebut justru dikabarkan akan melanjutkan penekanan pada performa gaming.

Fokus itu selaras dengan laporan mengenai OnePlus 16 yang disebut dapat membawa layar dengan refresh rate 185Hz, baterai lebih besar, dan chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro. Seluruh detail perangkat tersebut masih berupa laporan awal dan belum menjadi spesifikasi resmi.

Di sisi perangkat lunak, Oppo juga telah mengumumkan strategi global yang mencakup integrasi lebih dekat antarmerek. Perangkat OnePlus dan Realme yang memenuhi syarat nantinya akan dapat beralih ke versi terbaru ColorOS.

Bagi pengguna di China, berhentinya produksi perangkat saat ini dapat berarti pilihan Realme akan semakin terbatas setelah stok habis. Nasib seri GT 9 dan Neo 9 pun kini bergantung pada keputusan berikutnya, sementara fokus Realme bergerak menuju pasar internasional.

Source: www.gizmochina.com
Terbaru