Perbandingan MediaTek Helio G99 vs Snapdragon 680: Duel Chipset HP Murah Terbaik

Dalam persaingan chipset untuk ponsel pintar kelas entry-level, MediaTek Helio G99 dan Qualcomm Snapdragon 680 menjadi dua pilihan populer bagi produsen perangkat murah. Keduanya menawarkan keunggulan yang menarik, membuat calon pembeli sering kali bingung menentukan mana yang lebih baik untuk kebutuhan mereka. Artikel ini membahas perbandingan lengkap antara MediaTek Helio G99 dan Snapdragon 680 sebagai referensi sebelum membeli HP murah.

Spesifikasi Dasar MediaTek Helio G99 dan Snapdragon 680

MediaTek Helio G99 adalah sistem chip (SoC) berbasis ARM yang diluncurkan pada 2022 dengan proses fabrikasi FinFET 6 nm. Chipset ini mengusung konfigurasi CPU octa-core dengan dua inti ARM Cortex-A76 berkecepatan hingga 2,2 GHz dan enam inti Cortex-A55 hemat daya pada 2 GHz. Untuk pengolahan grafis, Helio G99 menggunakan GPU ARM Mali-G57 MC2 dual-core.

Sebagai pembanding, Snapdragon 680 juga berbasis ARM dengan proses 6 nm (lebih modern dari pendahulunya Snapdragon 665 11 nm). Snapdragon 680 mengusung 8 inti CPU Kryo 265 yang merupakan desain khusus 64-bit, terbagi dalam dua kluster: empat inti Kryo 265 Gold berbasis Cortex-A73 berkecepatan 2,4 GHz dan empat inti Kryo 265 Silver berbasis Cortex-A53 dengan kecepatan 1,8 GHz. GPU yang dipakai adalah Adreno 610, kelas menengah yang cukup populer pada ponsel murah.

Performa CPU dan GPU

MediaTek Helio G99 menawarkan clock CPU maksimum 2,2 GHz, sedikit lebih rendah daripada Snapdragon 680 yang bisa mencapai 2,4 GHz. Namun, untuk kapasitas dukungan RAM, Helio G99 dapat menangani hingga 12 GB LPDDR4x dalam dua saluran memori, sedangkan Snapdragon 680 maksimum hanya mendukung 8 GB.

Dalam pengujian benchmark AnTuTu versi 10, Helio G99 memperoleh skor sekitar 415.061, yang menunjukkan performa lebih unggul dibandingkan Snapdragon 680 dengan skor 309.642. Ini berarti Helio G99 memiliki kelebihan performa sekitar 34% dalam berbagai tes benchmark, terutama berkat arsitektur CPU yang lebih baru dan GPU Mali-G57 yang kuat.

Dari segi grafis murni, Snapdragon 680 sedikit lebih unggul dalam hal FLOPS GPU, yaitu 0,284 TFLOPS dibandingkan 0,2816 TFLOPS pada Helio G99. Hal ini menunjukkan bahwa Adreno 610 punya potensi grafis yang sedikit lebih tinggi dalam kondisi tertentu.

Keunggulan Gaming dan Konsumsi Daya

MediaTek Helio G99 didesain dengan fokus kuat pada performa gaming. Kombinasi CPU kuat dan GPU yang bertenaga membuat Helio G99 mampu menjalankan game dengan frame rate lebih stabil dan visual yang lebih lancar. Sementara itu, Snapdragon 680 dikenal mendukung efisiensi daya lebih baik dan kemampuan AI, sehingga ideal bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai.

Namun Snapdragon 680 juga memiliki keunggulan di sisi frekuensi clock CPU yang sedikit lebih tinggi dan performa kartu grafis yang mendekati Helio G99, memberikan keseimbangan yang baik antara performa dan konsumsi daya.

Fitur Pendukung dan Konektivitas

Helio G99 sudah dibekali modem LTE Cat-13 dengan kecepatan unduh yang bisa mencapai 390 Mbps dan jaringan Wi-Fi 5 (a/b/g/n/ac). Qualcomm Snapdragon 680 juga mendukung LTE X11 dengan kecepatan serupa serta Wi-Fi 5 dengan fitur MIMO dan Bluetooth 5. Kedua chipset ini sama-sama memadai untuk kebutuhan konektivitas pada ponsel kelas entry-level.

Pertimbangan dalam Memilih

Apabila prioritas utama adalah performa tinggi untuk penggunaan gaming dan multitasking berat, MediaTek Helio G99 menawarkan pilihan yang lebih baik berkat skor benchmark yang lebih tinggi dan dukungan RAM besar hingga 12 GB. Namun, jika efisiensi daya dan keandalan chipset dengan fitur AI menjadi prioritas, Snapdragon 680 bisa menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan.

Duel MediaTek Helio G99 dan Qualcomm Snapdragon 680 ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di segmen chipset entry-level yang kini sangat diminati. Konsumen disarankan menyesuaikan pilihan chipset dengan kebutuhan penggunaannya agar mendapatkan pengalaman terbaik sesuai budget.

Berita Terkait

Back to top button