Eva Manurung, ibu dari penyanyi Virgoun, mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Jordan Ali, pria yang usianya jauh lebih muda, adalah sebuah settingan yang sengaja dilakukan. Tujuan utama dari settingan ini adalah untuk melindungi Virgoun dari tekanan dan hujatan publik menyusul perceraian yang dialaminya.
Menurut Eva, sejak kabar perceraian Virgoun mencuat, putranya kerap menjadi sasaran bully dan cibiran di media sosial. Ia memilih menanggung sendiri segala hujatan demi agar anaknya tidak terus-menerus mendapat perlakuan yang menyakitkan. "Biarlah aku yang dihujat, daripada anakku yang terus disiksa," ujarnya tegas dalam sebuah wawancara.
Alasan di Balik Settingan Pacaran dengan Brondong
Eva memaparkan, keputusan untuk menjalani hubungan dengan Jordan Ali merupakan langkah strategis bersama manajemen untuk mengalihkan perhatian publik. Usia Jordan yang terpaut jauh membuat cerita itu terlihat kontroversial sehingga mampu mengurangi fokus negatif pada Virgoun. Ia juga menegaskan bahwa ide awal muncul dari dirinya sendiri dan manajemen.
"Awalnya kami buat konten bersama, kemudian saya ajukan untuk melakukan settingan agar bisa mengalihkan isu," jelas Eva. Keberadaan Jordan sebagai ‘brondong’ sengaja dipilih agar masyarakat teralihkan dari persoalan perceraian Virgoun yang menjadi sorotan tajam netizen.
Kontroversi di Keluarga dan Reaksi Anak-anak
Tindakan ini juga memicu reaksi keras dari anak perempuan Eva, Febby Carol, yang menyatakan protes dan bahkan menghina sang ibu. Meskipun begitu, Eva dengan tegar menerima kritik tersebut dan menegaskan bahwa apa yang dilakukannya adalah demi menyelamatkan masa depan dan nama baik Virgoun.
Eva menambahkan bahwa sebagai seorang ibu, ia rela menghadapi segala konsekuensi termasuk cacian publik demi melindungi darah dagingnya. Ia mengatakan, "Hanya Tuhan yang tahu apa yang aku lakukan demi anakku. Daripada anakku hancur, lebih baik aku yang hancur." Sikap ini menunjukkan betapa besar komitmen Eva dalam menjaga kehormatan dan kebahagiaan keluarganya, meskipun harus mengorbankan citranya sendiri.
Dukungan dan Manajemen Hubungan
Selain alasan perlindungan, Eva menyambung bahwa hubungan settingan ini juga dijalankan atas dasar kerja sama dengan manajemen untuk mengendalikan narasi di media. Ia sendiri yang memilih dan mengenalkan Jordan kepada publik, tanpa ada pihak lain yang mengatur.
Langkah ini dianggap sebagai cara terakhir setelah Eva merasa tidak memiliki pilihan lain untuk menghadapi terus menerusnya tekanan sosial terhadap anaknya. "Kalau saya punya laki-laki lain, tentu saya akan bicara ke dia, tetapi saya tidak punya. Harus bicara ke tembok?" ucap Eva menegaskan kebuntuan situasi.
Perlindungan Terhadap Virgoun di Tengah Gegap Gempita Publik
Perjalanan hidup Virgoun yang kini kembali menjadi sorotan masyarakat, terutama soal asmaranya yang kandas dan kabar perceraian, membawa beban tersendiri bagi keluarganya. Keputusan Eva menggunakan settingan sebagai alat perlindungan menunjukkan bagaimana orang tua mengambil tindakan tak biasa demi menjaga reputasi dan kenyamanan psikologis anak dalam tekanan lingkungan yang keras.
Walaupun kontroversial, langkah Eva Manurung menjadikan sebuah refleksi tentang kompleksitas dinamika keluarga yang terpampang dalam sorotan publik. Ia menempatkan prioritasnya pada keselamatan anak dan berani menanggung dampak dampak negatif demi meredam badai konsekuensi dari berita-berita yang beredar.
Pengungkapan ini menambah wawasan baru terkait bagaimana figur publik dan keluarganya berstrategi menjaga kehormatan di tengah tantangan sorotan media dan netizen. Kasus Eva dan Virgoun juga memperlihatkan dampak besar perceraian selebriti dan bagaimana orang tua mengambil peran aktif untuk melindungi anak-anaknya dalam situasi sulit semacam itu.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com




