Justin Bieber kembali menjadi pusat perhatian saat tampil sebagai penampil utama di Coachella 2026 pada Sabtu malam, 11 April waktu setempat. Setelah empat tahun absen dari panggung besar karena pemulihan sindrom Ramsay Hunt, Bieber memilih format pertunjukan yang intim dan bernuansa nostalgia.
Di usia 32 tahun, Bieber tidak datang dengan produksi besar seperti banyak headliner festival musik lain. Ia justru mengubah panggung Coachella menjadi ruang kenangan dengan menampilkan sisi paling personal dari perjalanan kariernya.
Penampilan itu langsung menarik perhatian karena Bieber duduk santai di depan laptop di atas panggung utama. Ia menelusuri video-video lamanya di YouTube, platform yang dulu membantu mengangkat namanya ke panggung dunia.
Momen paling emosional terjadi ketika melodi lagu Baby mengalun di area festival. Bieber kemudian menyanyikan lagu hit 2010 itu sambil menampilkan video musik aslinya sebagai latar, dan suasana pun berubah menjadi ledakan nostalgia bagi penonton.
Sejumlah penggemar di lokasi dan warganet di media sosial merespons dengan antusias. Salah satu komentar di X menyebut, “Anak usia 12 tahun dalam diriku berteriak,” yang menggambarkan kuatnya ikatan emosional penonton dengan era awal Bieber.
Kembali ke lagu-lagu lama
Selain Baby, Bieber juga membawakan cuplikan lagu lama lain yang sudah tidak ia nyanyikan selama lebih dari satu dekade. Di antaranya Favorite Girl, That Should Be Me, dan Beauty and a Beat.
Ia juga menampilkan potongan rekaman masa kecilnya saat meng-cover lagu Ne-Yo serta video viral lama yang pernah ramai di internet. Salah satu yang ikut diputar adalah momen ketika Bieber menabrak pintu kaca, yang menambah nuansa reflektif sekaligus mengingatkan publik pada fase-fase awal ketenarannya.
Pilihan setlist ini menunjukkan bahwa Bieber ingin menata panggungnya sebagai perjalanan waktu, bukan sekadar konser biasa. Ia menghidupkan kembali lagu-lagu yang membentuk identitasnya sejak remaja dan memperlihatkan hubungan panjangnya dengan para penggemar lama.
Konsep minimalis yang memicu pro dan kontra
Berbeda dari produksi megah dan glamor yang ditampilkan Sabrina Carpenter pada malam sebelumnya, Bieber memilih gaya panggung yang nyaris kosong. Ia tampil dengan hoodie, celana pendek, dan kacamata hitam, tanpa set rumit maupun banyak penari latar.
Keputusan itu memunculkan kritik dari sebagian penonton yang menilai penampilannya kurang maksimal untuk level penampil utama festival sebesar Coachella. Kritik semakin tajam setelah beredar laporan bahwa Bieber menerima bayaran sekitar 10 juta dolar AS atau sekitar Rp170 miliar untuk durasi tampil 90 menit.
Sejumlah komentar di media sosial mempertanyakan format pertunjukan yang dianggap terlalu berantakan. Ada pula yang menyoroti sikap Bieber yang baru membuka tudung kepalanya setelah sekitar setengah jam tampil, yang dinilai kurang memberi penghargaan kepada penonton.
Respons fans dan dukungan dari publik
Meski menuai kritik, banyak penggemar justru melihat penampilan itu sebagai bentuk pemulihan diri. Bagi mereka, Bieber tidak sedang berusaha tampil berlebihan, melainkan memperlihatkan versi dirinya yang lebih jujur dan rentan.
Beberapa fans menilai konsep minimalis tersebut sejalan dengan fase hidup Bieber setelah melalui masa pemulihan dan jeda dari panggung besar. Mereka menyebut penampilan itu sebagai sesuatu yang emosional karena terasa seperti perjalanan pribadi, bukan sekadar set festival biasa.
Di tengah perdebatan yang muncul, kehadiran tamu kejutan seperti The Kid LAROI yang membawakan Stay serta kolaborasi dengan Tems dan Wizkid memberi variasi pada pertunjukan. Lagu-lagu dari album terbarunya, Swag dan Swag II, juga ikut memperkaya setlist yang didominasi materi lawas.
Fakta utama penampilan Justin Bieber di Coachella 2026
- Bieber tampil sebagai penampil utama Coachella 2026 pada 11 April waktu setempat.
- Ini menjadi penampilan besar pertamanya setelah absen empat tahun karena pemulihan sindrom Ramsay Hunt.
- Lagu Baby menjadi momen paling emosional dan paling ramai dibahas.
- Ia juga membawakan cuplikan Favorite Girl, That Should Be Me, dan Beauty and a Beat.
- Penampilannya mengusung konsep minimalis dengan panggung hampir kosong.
- Bieber dilaporkan menerima bayaran sekitar 10 juta dolar AS atau Rp170 miliar untuk 90 menit tampil.
- The Kid LAROI, Tems, dan Wizkid muncul sebagai tamu kejutan di bagian akhir pertunjukan.
Penampilan Bieber di Coachella 2026 memperlihatkan bagaimana seorang bintang pop besar bisa mengubah panggung festival menjadi ruang refleksi, nostalgia, dan pemulihan personal. Dengan menghidupkan kembali Baby dan lagu-lagu lamanya, Bieber menegaskan bahwa perjalanan musiknya masih memiliki daya tarik kuat di tengah perdebatan soal konsep, ekspektasi, dan standar penampilan headliner festival besar.
Source: mediaindonesia.com






