Citra Kirana dan Rezky Aditya kembali menjadi sorotan setelah diketahui belum berhasil menambah momongan lewat program bayi tabung yang dijalani. Kabar itu membuat keinginan mereka untuk memberikan adik kepada putra semata wayang, Keene Atharrazka Adhitya, harus tertunda.
Citra atau akrab disapa Ciki mengaku proses IVF yang mereka tempuh sempat berjalan lancar sejak awal tahun. Tahapan program itu disebut mengikuti rencana hingga masuk jadwal transfer embrio pada April.
Proses yang sempat berjalan sesuai rencana
Dalam penuturannya melalui kanal YouTube Reyben Entertainment, Ciki menjelaskan bahwa program bayi tabung dimulai dari Januari dan berlangsung tanpa hambatan berarti pada tahap awal. Kondisi itu membuat harapan untuk kehamilan sempat terasa besar, terutama ketika proses mendekati transfer embrio.
Ia juga menyiapkan diri dengan cukup serius selama menjalani program tersebut. Citra memilih mengurangi aktivitas kerja agar tubuhnya bisa lebih terjaga dan fokus mendukung keberhasilan proses pembuahan.
Meski begitu, hasil yang didapat tidak sesuai harapan. Saat melakukan test pack, Ciki mendapati hasil negatif, sehingga harapan untuk segera menambah anggota keluarga belum terwujud.
Rasa sedih yang tetap dihadapi dengan tenang
Citra tidak menutupi bahwa kegagalan itu membuatnya sedih. Ia mengaku terpukul karena belum bisa memberi adik untuk Athar, yang sudah lama diharapkan hadir dalam keluarga kecil mereka.
Di sisi lain, Ciki memilih untuk tidak larut terlalu lama dalam kecewa. Ia berusaha menerima keadaan dengan lebih tenang dan percaya bahwa setiap ketetapan memiliki makna tersendiri bagi keluarganya.
Dalam momen tersebut, Athar justru menjadi penguat bagi Citra. Ia menyebut sang anak memiliki hati yang besar dan mampu menghibur dirinya ketika sedang rapuh, meski Athar sendiri juga sangat ingin memiliki adik.
Pasrah dan tetap berdoa
Sikap pasrah menjadi pilihan Citra dan Rezky setelah hasil program bayi tabung itu belum berhasil. Mereka memilih menyerahkan urusan keturunan kepada kehendak Tuhan sambil tetap menjaga harapan dengan doa.
Citra menegaskan bahwa manusia hanya bisa berencana, sementara keputusan akhirnya tetap berada di tangan Allah. Dari situ, ia memilih fokus pada hal-hal positif sembari menerima jika rencana menambah anak belum menjadi bagian dari jalan hidup mereka saat ini.
Ungkapan itu memperlihatkan bagaimana Citra mencoba menjaga ketenangan di tengah kegagalan program kehamilan. Meski belum berhasil, ia tetap menjalani hari-harinya dengan rasa syukur karena masih ditemani Athar dan dukungan keluarga kecilnya.
