
Perseteruan antara Sarwendah Tan dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah potongan video berisi umpatan kasar viral di media sosial. Setelah itu, Sarwendah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan menyebut kegaduhan yang muncul sudah menyeret banyak pihak, termasuk anak-anak mereka.
Konflik yang awalnya tampak seperti luapan emosi ternyata berkembang menjadi persoalan yang lebih luas. Dari soal nafkah, rumah gono-gini, sampai respons dari Betrand Peto, dinamika hubungan mantan pasangan ini memperlihatkan bahwa masalah pascaperceraian mereka belum mereda.
1. Video siaran langsung memicu kegaduhan
Keriuhan bermula saat Sarwendah melakukan siaran langsung di media sosial. Dalam potongan video yang menyebar luas, ia terlihat emosional dan melontarkan kalimat kasar yang kemudian diduga menyasar Ruben Onsu.
Ungkapan yang terdengar dalam rekaman itu, “Gue juga nggak butuh duit lu anj*ng”, langsung memantik reaksi publik. Cuplikan tersebut membuat warganet kembali menyorot hubungan keduanya yang sebelumnya sudah diwarnai sejumlah persoalan.
2. Sarwendah sampaikan permohonan maaf
Menanggapi viralnya video itu, Sarwendah akhirnya memberi klarifikasi lewat akun pribadinya. Ia mengakui ucapannya tidak pantas dan menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Sarwendah juga meminta maaf kepada keluarga besar serta anak-anaknya yang ikut terdampak pemberitaan. Langkah itu menunjukkan upaya meredam polemik setelah situasi di ruang digital semakin memanas.
3. Nafkah Rp200 juta jadi titik sengketa
Salah satu aspek yang paling menonjol dalam konflik ini adalah persoalan finansial. Sarwendah menyebut Ruben tidak memberikan nafkah selama enam bulan terakhir.
Di sisi lain, Ruben mengakui dirinya menghentikan aliran dana karena nominal Rp200 juta per bulan dinilai terlalu besar. Ia juga menyinggung keterbatasan akses untuk bertemu anak sebagai bagian dari alasan di balik sikapnya itu.
4. Rumah gono-gini ikut terseret
Persoalan keuangan tidak berhenti pada soal nafkah. Rumah gono-gini milik keduanya dikabarkan terancam disita pihak bank karena kendala pembayaran cicilan.
Kabar itu menambah panjang daftar masalah yang harus dihadapi setelah perceraian mereka pada September 2024. Situasi ini membuat konflik tidak hanya bersifat personal, tetapi juga berdampak pada aset bersama yang masih tersisa.
5. Betrand Peto minta urusan orang tua tidak diganggu
Di tengah memanasnya situasi, Betrand Peto juga ikut memberi respons. Putra angkat Sarwendah dan Ruben itu meminta agar pihak luar dan keluarga besar tidak terlalu ikut campur dalam urusan kedua orang tuanya.
Pernyataan itu mencerminkan harapan agar masalah bisa diselesaikan lebih tenang dan cepat. Sarwendah sendiri disebut ingin sementara menarik diri dari ruang publik agar urusan ini bisa dibahas secara kekeluargaan dengan kepala dingin.
Source: mediaindonesia.com








