
Penyanyi dan aktris Korea Selatan IU kembali menjadi sorotan setelah akun media sosialnya dipenuhi permintaan agar ia mengirim kopi dan makanan untuk demonstran yang berkumpul di kawasan Jamsil. Permintaan itu muncul di tengah aksi protes selama dua hari di sekitar pusat penghitungan suara, saat sejumlah warga menuntut pemungutan suara ulang atas laporan kekurangan surat suara dalam pemilihan lokal.
Aksi tersebut memicu perdebatan karena sebagian warganet menilai IU bisa menunjukkan dukungan seperti yang pernah ia lakukan dalam demonstrasi politik sebelumnya. Di sisi lain, ada pula yang menilai tekanan kepada figur publik untuk menanggung kebutuhan massa bukanlah langkah yang tepat.
Permintaan netizen di akun IU
Mengutip laporan Allkpop, Sabtu (6/6/2026), beberapa pengguna media sosial meninggalkan komentar langsung di akun IU. Isi komentar itu meminta sang penyanyi membiayai minuman dan makanan bagi peserta aksi di Jamsil.
Seorang warganet menulis, “Tolong kirimkan truk kopi ke tempat pemungutan suara Jamsil,” sementara yang lain meminta, “Tolong bayar di muka di Starbucks di Jamsil.” Ada pula komentar yang menyebut para demonstran berkumpul karena dugaan penyimpangan pemilu dan meminta agar IU ikut membantu mereka.
Permintaan ini ramai dibahas karena diarahkan secara terbuka kepada IU sebagai sosok publik dengan pengaruh besar. Situasi tersebut membuat nama IU ikut terseret dalam percakapan politik yang sedang berlangsung di ruang digital.
Latar aksi protes di Jamsil
Demonstrasi di Jamsil berlangsung setelah muncul laporan kekurangan surat suara pada pemilihan lokal yang disebut terjadi pada Rabu (3/6/2026). Para peserta aksi menuntut pemungutan suara ulang dan menyampaikan protes terhadap dugaan masalah dalam proses pemilu.
Di beberapa tempat pemungutan suara di wilayah Seoul, termasuk Gangnam, Gwangjin, dan Songpa, pemilih dilaporkan menghadapi antrean panjang. Sebagian di antaranya bahkan disebut tidak bisa menggunakan hak pilih karena jumlah surat suara yang tersedia terbatas.
Kondisi itu kemudian memicu aksi berkumpul di sekitar area penghitungan suara. Para demonstran menilai ada persoalan yang perlu ditindaklanjuti melalui pemungutan ulang.
Alasan IU ikut disebut
Nama IU tidak muncul tanpa sebab. Sejumlah warganet mengaitkan permintaan itu dengan aksi sosial yang pernah dilakukannya pada demonstrasi politik sebelumnya.
Saat berlangsung aksi terkait pemakzulan mantan Presiden Yoon Suk Yeol, IU diketahui membayar lebih dahulu berbagai makanan dan minuman di toko-toko sekitar lokasi demonstrasi. Bantuan itu diberikan untuk para peserta aksi dan penggemarnya yang berada di area tersebut.
Riwayat tindakan tersebut membuat sebagian pengguna internet beranggapan IU seharusnya mengambil langkah serupa kali ini. Mereka menilai demonstran yang saat ini berkumpul juga sedang mengusung isu yang mereka anggap berkaitan dengan nilai demokrasi.
Respons yang memunculkan perdebatan
Meski begitu, tidak semua orang setuju dengan permintaan yang diarahkan ke IU. Sebagian warganet menilai aksi meminta bantuan secara terbuka kepada selebritas justru memberi tekanan yang tidak semestinya.
“Mendukung suatu tujuan secara sukarela adalah satu hal, tetapi memaksakan niat baik kepada seseorang adalah hal lain,” tulis seorang pengguna media sosial. Pandangan seperti ini menunjukkan bahwa perdebatan bukan hanya soal demonstrasi, tetapi juga soal batas antara dukungan sukarela dan tuntutan publik kepada figur terkenal.
Permintaan serupa juga disebut tidak hanya tertuju pada IU. Laporan media setempat menyebut beberapa selebritas lain yang pernah memberikan bantuan makanan dan minuman pada demonstrasi politik masa pemakzulan turut dijadikan sasaran harapan netizen dalam aksi di Jamsil.
Di tengah ramainya perbincangan itu, IU menjadi contoh bagaimana tindakan sosial seorang artis di masa lalu dapat memunculkan ekspektasi baru dari publik ketika situasi politik kembali memanas.
Source: www.beritasatu.com








