Pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, membantah tudingan bahwa kliennya mempersulit Ruben Onsu untuk bertemu dengan dua anak mereka, Thalia dan Thania Onsu. Ia menegaskan, tidak ada larangan dari Sarwendah terhadap Ruben sebagai ayah untuk berjumpa dengan anak-anaknya.
Pernyataan itu muncul di tengah memanasnya persoalan antara Ruben dan Sarwendah yang belakangan ikut menyeret isu akses pertemuan dengan anak. Chris menyampaikan bantahan tersebut dalam wawancara virtual bersama sejumlah media dan meminta agar tudingan itu dibuktikan dengan fakta yang jelas.
Bantahan soal akses bertemu anak
Chris menilai narasi bahwa Sarwendah menghalangi Ruben tidak tepat. Ia menegaskan pihaknya tidak pernah menemukan adanya upaya Ruben yang sudah dilakukan lalu dihadang oleh Sarwendah.
“Sarwendah tidak pernah mempersulit dan melarang anak-anak bertemu dengan RO sebagai ayahnya. Kalau dibilang mempersulit coba tolong tunjukkan kepada kami di mana mempersulitnya?” kata Chris.
Menurut penjelasan Chris, komunikasi Ruben terkait anak-anak juga disebut sudah lama tidak intens. Ia mengaku menerima informasi dari Sarwendah bahwa pesan terakhir Ruben kepada mantan istrinya terjadi sekitar akhir tahun, lalu sempat mengirim pesan kepada anaknya pada April.
Setelah itu, komunikasi yang berkaitan dengan anak disebut tidak berlanjut. Karena itu, Chris mempertanyakan dasar dari tudingan bahwa Sarwendah mempersulit Ruben bertemu anak-anak mereka.
Upaya penyelesaian secara tertutup
Di tengah situasi yang masih sensitif, pihak Sarwendah disebut sudah mengirim surat kepada Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang. Langkah itu ditempuh agar persoalan antarmantan suami istri tersebut bisa dibicarakan secara tertutup dan kekeluargaan.
Chris mengatakan surat tersebut sudah mendapat respons positif dari pihak Ruben. Ia menyebut kedua belah pihak sama-sama membuka ruang untuk mencari jalan terbaik demi kepentingan anak-anak.
“Alhamdulillah sudah dibalas oleh Bang Minola, di mana pertemuan antara RO dan S ini akan terjadi setelah RO pulang umrah dan semua akan dilaksanakan,” ujar Chris.
Ia juga menyebut dirinya dan Minola Sebayang sepakat untuk menengahi persoalan ini dengan baik. Menurutnya, penyelesaian damai menjadi pilihan paling tepat agar konflik tidak terus melebar dan tetap menempatkan kepentingan anak sebagai prioritas utama.
Fokus tetap pada kepentingan anak
Pernyataan dari pihak Sarwendah menunjukkan bahwa polemik ini masih berada dalam proses komunikasi antarkubu. Meski muncul tudingan soal sulitnya Ruben bertemu anak, pihak Sarwendah menegaskan tidak pernah menutup akses ayah kepada Thalia dan Thania.
Dengan adanya komunikasi antarpengacara dan rencana pertemuan setelah Ruben pulang umrah, proses penyelesaian konflik ini masih terus bergerak. Di tengah dinamika tersebut, kedua belah pihak disebut berusaha menjaga agar urusan anak tetap dibahas dengan cara yang lebih tenang dan tertutup.
