My Chemical Romance akan kembali menyapa penggemar Indonesia lewat konser tunggal bertajuk The Black Parade di Jakarta International Stadium pada 22 November 2026. Antusiasme penonton sudah terlihat dari sejumlah kategori tiket yang dilaporkan habis terjual, sementara sisa kursi yang masih tersedia kini menjadi incaran para penggemar yang ingin menyaksikan langsung kembalinya Gerard Way cs.
Momen ini terasa penting karena penampilan di Jakarta menjadi pertemuan pertama MCR dengan penggemar lokal setelah terakhir tampil pada 2008. Konser tersebut juga menjadi bagian dari tur dunia mereka dan diprediksi akan menghadirkan nostalgia besar lewat lagu-lagu yang sudah lama melekat di telinga pendengar.
Tiket tersisa mulai menipis
Ravel Entertainment selaku promotor masih membuka penjualan untuk beberapa kategori tertentu. Sisa tiket yang tercatat tersedia adalah Cat 3 Left dan Right seharga Rp1,05 juta, Cat 2 Left seharga Rp2,09 juta, serta Cat 1 Left dan Right seharga Rp3,09 juta.
Kondisi ini menunjukkan minat yang sangat tinggi terhadap konser MCR di Jakarta. Dengan beberapa kategori sudah sold out, tiket yang tersisa berpotensi cepat habis seiring mendekatnya hari penampilan.
Prediksi setlist dibagi dua sesi
Konser ini diperkirakan akan menyuguhkan format setlist dalam dua sesi, seperti yang pernah terjadi pada sejumlah penampilan MCR di Brasil dan Meksiko. Pola tersebut membuat penonton berpeluang menikmati komposisi lagu yang lebih panjang dan berlapis, dari era album paling populer hingga nomor yang lebih beragam.
Pada sesi pertama, daftar lagu diprediksi banyak bertumpu pada album The Black Parade. Sejumlah lagu yang disebut akan muncul antara lain The End., Dead!, This Is How I Disappear, The Sharpest Lives, Welcome to the Black Parade, I Don’t Love You, House of Wolves, Cancer, Mama, Sleep, Teenagers, Disenchanted, dan Famous Last Words.
Lagu-lagu yang berpotensi hadir di sesi kedua
Sesi kedua diperkirakan menghadirkan rangkaian lagu dengan warna berbeda, termasuk Metastable, Our Lady of Sorrows, Bury Me in Black, Na Na Na, Sing, Helena, Planetary, To the End, Destroya, I’m Not Okay, hingga The Foundations of Decay. Jika prediksi ini benar, penonton akan mendapat perpaduan lagu-lagu lama yang ikonik dan materi yang lebih baru dalam satu panggung.
Susunan seperti ini juga memperkuat kesan bahwa konser Jakarta akan menjadi ajang nostalgia besar bagi penggemar lama. Di saat yang sama, format tersebut memberi ruang bagi MCR untuk menampilkan karakter musikal mereka secara lebih utuh di hadapan penonton Indonesia.
Dari panggung Hammersonic ke konser stadion
Sebelum diumumkan sebagai konser tunggal, My Chemical Romance sempat masuk daftar line up hajatan ke-10 Hammersonic. Namun, promotor kemudian mengubah konsep penampilannya menjadi pertunjukan stadion yang lebih megah dan berdiri sendiri.
Perubahan format itu membuat ekspektasi publik ikut naik karena konser tidak lagi sekadar menjadi bagian dari festival. Kini, semua perhatian tertuju pada satu malam khusus ketika MCR kembali tampil di Jakarta dan membawa The Black Parade ke hadapan penggemar yang sudah lama menunggu.
Source: www.suara.com






