Totalitas aktor Korea Selatan dalam mendalami peran kerap melampaui latihan biasa. Sejumlah bintang bahkan memilih menahan lapar agar tubuh dan ekspresi mereka selaras dengan karakter yang dimainkan di layar.
Pengorbanan itu bukan sekadar soal penampilan. Bagi mereka, rasa lelah, pusing, hingga kondisi psikologis tertentu justru menjadi jalan untuk menghadirkan emosi tokoh dengan lebih meyakinkan.
Park Ji Hoon turun 15 kilogram demi peran
Park Ji Hoon mengaku menurunkan berat badan 15 kilogram untuk film The King’s Warden yang dijadwalkan rilis pada 2026. Ia tidak hanya ingin terlihat kurus, tetapi juga ingin menampilkan penderitaan tokoh yang ia perankan.
Ia memilih berpuasa karena merasa olahraga saja tidak cukup untuk mencapai hasil yang dibutuhkan. Dalam proses itu, ia sering tidak makan dan kadang hanya menyantap satu potong apel.
Park Ji Hoon juga mengakui diet ekstrem membuatnya sulit berakting di adegan emosional. Ia merasa kehilangan energi, pusing saat harus berteriak, lalu mendadak seperti melihat ruangan berputar setelah selesai beradegan.
Meski begitu, ia menyebut cara itu tidak sampai membahayakan kesehatannya. Untuk menjaga tenaga tetap ada, ia sempat mengandalkan jelly sebagai asupan tambahan.
Jang Hyuk sengaja melewatkan jam makan
Jang Hyuk pernah membuat penonton kagum lewat tampilan otot perutnya dalam drama Shine or Go Crazy pada 2015. Pihak produser menyebut ia sengaja tidak makan siang dan makan malam sebelum syuting agar bisa menampilkan tubuh yang dianggap sempurna.
Sikap itu membuat kru takjub karena tubuh Jang Hyuk dinilai sangat bagus saat kamera mulai bekerja. Adegan tersebut menunjukkan bagaimana pengaturan makan menjadi bagian dari persiapan visual yang serius.
Im Siwan menahan lapar untuk adegan penyiksaan
Im Siwan menjalani diet saat mempersiapkan adegan penyiksaan dalam film The Attorney yang dirilis pada 2013. Dalam program Jang Ki Ha’s Amazing Radio pada 2014, ia mengungkap bahwa selama masa itu ia bahkan tidak minum alkohol.
Ia juga sengaja membiarkan dirinya kelaparan untuk adegan kunjungan bersama Kim Young Ae dan Song Kang Ho. Menurut Siwan, keputusan itu muncul karena adegan tersebut menjadi adegan pertama yang harus direkam.
Ia merasa perlu menahan diri dari makan terlebih dahulu agar bisa menggambarkan citra kelelahan mental dan tubuh yang kurus. Bagi Siwan, kondisi fisik itu penting untuk membangun kesan karakter sejak awal pengambilan gambar.
Sung Joon mengejar kondisi psikologis yang tepat
Sung Joon mengaku Horror Stories 2 pada 2013 menjadi tantangan besar karena itu adalah film horor pertama yang ia bintangi. Dalam wawancara dengan Harper’s Bazaar, ia menyebut perlu membawa dirinya ke kondisi psikologis yang sesuai dengan tuntutan cerita.
Untuk itu, ia rela kelaparan dan mendengarkan musik sedih demi mendalami peran. Langkah itu ia ambil agar emosi yang tampil di layar terasa lebih tepat dengan suasana film.
Deretan kisah ini menunjukkan bahwa totalitas aktor Korea tidak hanya terlihat dari akting, tetapi juga dari cara mereka mengubah tubuh dan kondisi mental demi satu peran. Namun, metode menahan lapar seperti itu tetap berisiko dan tidak sebaiknya dicoba sembarangan.
Source: www.idntimes.com






