Jack White kembali mendorong batas rock dan blues lewat album studio ketujuhnya, Frozen Charlotte. Rilisan yang keluar di bawah label Third Man Records itu langsung tersedia di platform streaming digital dan juga hadir dalam format fisik seperti CD, kaset, serta vinyl edisi standar dan terbatas.
Album ini memuat 13 lagu baru dan menempatkan Neighbors Blues sebagai single terbaru sekaligus lagu penutup. Sebelumnya, Dollar Bill lebih dulu menarik perhatian setelah mendapat pujian dari Rolling Stone, NME, dan Consequence.
Eksplorasi yang Masih Menjaga Ciri Khas Jack White
Melalui Frozen Charlotte, Jack White masih mempertahankan intensitas rock and roll mentah yang sudah lama menjadi ciri karyanya. Di saat yang sama, ia memberi ruang lebih besar pada pengaruh blues yang terasa kuat di sejumlah lagu.
Album ini juga diproduseri dan di-mix sendiri oleh White, menegaskan pendekatan mandiri yang selama ini melekat pada kariernya. Mediaindonesia.com mencatat bahwa materi seperti Derecho Demonico dan G.O.D. and the Broken Ribs sempat dibawakan saat ia tampil sebagai bintang tamu musikal di Saturday Night Live pada April 2026.
| Informasi Album | Detail |
|---|---|
| Judul | Frozen Charlotte |
| Label | Third Man Records |
| Jumlah Lagu | 13 trek |
| Single Terbaru | Neighbors Blues |
| Format Rilis | Streaming digital, CD, kaset, vinyl standar dan terbatas |
Strategi Rilis dan Sambutan Awal
Sebelum album ini hadir penuh, White membuka akses eksklusif untuk penggemar lewat Third Man Release Lab. Serial daring dua bagian itu membahas proses kreatif di balik strategi perilisan album, menampilkan visual bergaya glitch, sekaligus memperkenalkan karakter misterius bernama Frozen Charlatan.
Langkah tersebut membuat Frozen Charlotte terasa sebagai proyek yang tidak hanya menonjol di sisi musik, tetapi juga di cara penyajiannya. Kehadiran Dollar Bill sebagai single awal ikut menguatkan perhatian publik pada album ini sebelum daftar lagunya resmi lengkap diperdengarkan.
Jejak Panjang Jack White di Rock Modern
Karier Jack White sudah berjalan lebih dari seperempat abad dan ditandai dengan kemandirian total. Musisi asal Detroit itu dikenal bukan hanya sebagai penyanyi dan gitaris, tetapi juga produser, pendiri label, dan seniman desain.
Namanya meroket bersama The White Stripes yang dibentuk pada 1997 dan resmi dilantik ke dalam Rock and Roll Hall of Fame pada 8 November 2025. Di luar proyek solonya, White juga membangun The Raconteurs dan The Dead Weather, serta mengumpulkan 12 trofi Grammy dari 36 nominasi.
Setelah perilisan Frozen Charlotte, Jack White dijadwalkan memulai tur di Eropa dan Inggris sebelum melanjutkan perjalanan ke Asia. Dua kota yang sudah disebut dalam agenda itu adalah Seoul dan Shanghai, menandai lanjutan promosi album barunya di panggung global.
Source: mediaindonesia.com






