Dunia film dan televisi kehilangan Brenda Fricker, aktris asal Irlandia yang meninggal dunia pada usia 81 tahun. Namanya dikenang luas berkat kemenangan Oscar melalui My Left Foot serta perannya yang menghangatkan hati dalam Home Alone 2.
Kepergian Fricker terasa penting karena ia menjadi salah satu wajah Irlandia yang berhasil meninggalkan jejak kuat di panggung internasional. Kariernya mencakup film peraih penghargaan, produksi Hollywood populer, hingga serial televisi yang lama menemani penonton.
Fricker mencatatkan sejarah pada 1990 sebagai aktris Irlandia pertama yang memenangi Academy Award kategori Aktris Pendukung Terbaik. Penghargaan itu diperolehnya berkat peran sebagai ibu dari karakter yang dimainkan Daniel Day-Lewis dalam film My Left Foot yang dirilis pada 1989.
Peran tersebut menempatkan Brenda Fricker di antara aktris pendukung paling diperhitungkan pada masanya. Namun, kesuksesan besar itu juga kelak ia nilai membawa dampak rumit terhadap pilihan peran yang datang sesudahnya.
| Karya | Peran atau Pencapaian | Arti Penting |
|---|---|---|
| My Left Foot (1989) | Ibu karakter yang diperankan Daniel Day-Lewis | Mengantar Fricker meraih Oscar Aktris Pendukung Terbaik |
| Home Alone 2 | Perempuan tunawisma penyayang burung merpati di Central Park | Menjadi salah satu penampilan paling ikoniknya |
| Casualty | Pemeran serial televisi | Meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekan kerjanya |
Dua tahun setelah keberhasilan Oscar itu, Fricker tampil dalam Home Alone 2. Ia memerankan perempuan tunawisma yang menyayangi burung merpati di Central Park dan menjalin pertemanan dengan Kevin, karakter yang dimainkan Macaulay Culkin.
Karakter tersebut memberi warna emosional dalam film keluarga yang dikenal banyak penonton. Di tengah cerita yang ringan, penampilannya menghadirkan sosok yang kesepian tetapi tetap penuh kasih.
Brenda Fricker juga dikenal melalui serial televisi Casualty. Mantan rekan mainnya, Derek Thompson dan Cathy Shipton, turut menyampaikan penghormatan setelah kabar duka itu muncul.
Shipton mengenang Fricker sebagai salah satu orang yang paling autentik. Ia juga menilai sang aktris memiliki kecerdasan dan selera humor yang luar biasa.
Agen Fricker, Phil Belfield, menyatakan kehilangan besar atas wafatnya aktris tersebut. “Kita tidak akan pernah melihat orang seperti dia lagi dan dunia menjadi lebih sepi tanpa kehadirannya,” kata Belfield.
Belfield mengatakan dirinya merasa terhormat pernah mengenal, menyayangi, dan bekerja bersama Fricker. Menurutnya, Fricker akan selalu memiliki tempat di hati banyak penggemar film dan televisi di seluruh dunia.
Di balik pencapaian Oscar, Fricker pernah berbicara terbuka soal sisi lain dari penghargaan prestisius tersebut. Dalam wawancara pada 2024, ia mengatakan kemenangan itu membuatnya terjebak pada stereotipe peran tertentu.
“Apa yang terjadi adalah kutukan lama dari Oscar, begitulah mereka menyebutnya,” seloroh Fricker. Ia juga bercanda bahwa ada banyak hal yang tidak menyenangkan tentang Oscar, termasuk karena pemenangnya tidak memperoleh uang dari penghargaan itu.
Penghormatan datang pula dari Wakil Perdana Menteri Irlandia Simon Harris, yang menyebut Fricker sebagai harta karun nasional. Harris menilai Fricker sebagai salah satu komoditas terbaik yang pernah dihasilkan Irlandia untuk panggung dunia.
Duta Besar Amerika Serikat untuk Irlandia, Edward Walsh, juga memuji warisan yang ditinggalkan Fricker. Ia menyoroti perjalanan sang aktris dari Dublin hingga Hollywood sebagai bagian dari jejak kariernya yang luar biasa.
Menurut mediaindonesia.com, Fricker sempat membagikan kisah hidupnya dalam memoar yang terbit tahun lalu. Ia menulis tentang masa kecil yang tidak stabil serta trauma pada masa remaja.
Meski hidupnya melalui banyak liku, Fricker tetap mengenang perjalanan tersebut dengan rasa syukur. Ia menyebut jalan hidupnya bukan sesuatu yang direncanakan, melainkan keberuntungan dan “kecelakaan yang membahagiakan.”
