Pada Rabu, 25 Juni, Jonathan Roumie, pemeran Yesus dalam serial populer “The Chosen,” mengalami salah satu momen paling berkesan dalam hidupnya saat bertemu langsung dengan Paus Leo XIV di Vatikan. Pertemuan ini berlangsung dalam acara audiensi umum mingguan di kota suci tersebut, yang menandai pertemuan langka antara seorang aktor yang menggambarkan sosok suci dan pemimpin tertinggi Gereja Katolik.
Dalam suasana penuh kehangatan, Roumie dan Paus Leo XIV berpose untuk swafoto yang kemudian dibagikan melalui akun Instagram resmi Paus. Dalam foto tersebut, Roumie terlihat mengulurkan tangan memegang iPhone sembari tersenyum, yang mencerminkan momen bahagia dan penuh makna bagi kedua pihak. Meski tidak menyebutkan nama Roumie dalam keterangan foto, Paus Leo XIV menyampaikan pesan rohani yang mendalam kepada para pengikutnya, menekankan pentingnya iman dan bagaimana rahmat Tuhan dapat mengubah hidup seseorang secara perlahan namun pasti.
“Setiap kali kita melakukan tindakan iman yang ditujukan kepada Yesus, hubungan kita dengan-Nya semakin erat, dan rahmat-Nya langsung tercurah,” tulis Paus dalam enam bahasa, termasuk Inggris dan Spanyol. Pesan ini tak hanya menjadi inspirasi, tetapi juga menunjukkan bagaimana pertemuan tersebut melampaui sekadar foto dan memberikan makna spiritual yang besar.
Roumie, yang sempat berbagi perasaannya dalam konferensi pers sebelum pertemuan, mengungkapkan betapa luar biasanya kesempatan ini baginya. Ia menyatakan, “Fakta bahwa kami sekarang duduk di Vatikan adalah bukti bahwa Tuhan ingin misi ini terus berlanjut—untuk membawa lebih banyak orang kepada Yesus, dan membawa Yesus kepada mereka.” Pernyataan ini mencerminkan hasratnya untuk menjalankan misi sebagai aktor di tengah dunia yang sering kali memisahkan nilai-nilai spiritual dan hiburan.
Lebih lanjut, Roumie mengungkapkan rasa harunya saat Paus Leo XIV terpilih. Ia menyatakan, “Saat [Paus Leo XIV] terpilih, saya menangis. Saya tidak pernah membayangkan akan melihat seorang paus asal Amerika.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa pertemuan ini tidak hanya berarti baginya sebagai aktor, tetapi juga sebagai seorang pengikut Kristus yang memahami arti penting dari pemimpin gereja yang berasal dari latar belakang yang sama.
Kegiatan audiensi ini dihadiri oleh ribuan orang yang datang dari berbagai negara dan latar belakang, menunjukkan bagaimana gereja tetap menjadi pusat perhatian dunia. Dalam konteks ini, pertemuan Roumie dan Paus Leo XIV jadi simbol bahwa pesan Yesus dapat diinterpretasikan dan dibawa ke berbagai medium, termasuk seni pertunjukan seperti dalam serial “The Chosen.”
Serial “The Chosen” sendiri telah mendapatkan banyak perhatian global, dan karakter Yesus yang diperankan Roumie dikenal luas di kalangan umat Kristen. Pujian juga datang dari tokoh-tokoh agama yang menganggap bahwa representasi yang dilakukan oleh Roumie memberikan kedekatan emosional bagi penontonnya terhadap sosok Yesus. Hal ini membuktikan bahwa seni dan spiritualitas dapat berjalan beriringan dalam menyampaikan pesan-pesan positif.
Ke depan, banyak penggemar dan penonton yang berharap agar perjalanan karier Roumie akan terus memberikan dampak positif dalam masyarakat. Pertemuan ini menunjukkan bahwa seni dapat menjadi jembatan untuk menjalin komunikasi dan pengertian antara berbagai kalangan, termasuk pemimpin gereja dan masyarakat luas.
Di tengah dunia yang penuh tantangan, momen-momen seperti pertemuan ini mempertegas pentingnya iman dan harapan. Roumie dan Paus Leo XIV bukan hanya bertemu sebagai aktor dan pemimpin agama, tetapi juga sebagai dua individu yang berkomitmen untuk menyebarkan cinta dan rahmat Tuhan kepada seluruh umat manusia.
