Nama Lisa Mariana kembali mencuri perhatian publik setelah DJ Panda menyindirnya dalam sebuah siaran langsung. Penyanyi dan influencer tersebut terlibat konflik dengan DJ yang dikenal dengan komentar-komentar tajam. Dalam video tersebut, DJ Panda mengekspresikan pandangannya bahwa figur-figur seperti Lisa ada karena adanya hujatan publik yang dapat menghasilkan uang. Momen ini langsung memicu reaksi keras dari Lisa, yang merasa tak ada hubungannya dengan pernyataan itu dan mempertanyakan alasan DJ Panda menyebut namanya.
DJ Panda, dalam bincang-bincangnya yang ditayangkan di platform media sosial, menyebutkan, “Coba deh kalo panen hujatan tuh tidak menghasilkan duit, kan nggak ada tuh kayak Lisa Mariana.” Pendapatnya ini langsung mendapatkan tanggapan dari Lisa melalui unggahan video di Instagram-nya. Dia mengatakan bahwa DJ Panda seharusnya tidak menarik namanya ke dalam permasalahan yang tidak ada sangkut pautnya dengan dirinya.
Dalam video tanggapannya, Lisa dengan tegas menantang DJ Panda untuk menghentikan penyebutan namanya. “Teruntuk DJ Pendes, satu gua nggak kenal lu dan gua tidak tau urusan lo sama sekali. Kenapa lo bawa-bawa nama gue?” ujarnya dengan nada menegaskan. Lisa menambahkan bahwa dirinya masih tetap menempuh jalannya sendiri dan tidak terlibat dalam isu-isu yang berhubungan dengan DJ Panda, termasuk dengan masalah yang berkaitan dengan Erika Carlina.
Lisa juga menyayangkan mengapa DJ Panda merasa perlu menyebut-nyebut namanya. “Mau gue open endorse kek, mau gue nyungsep kek, cari rezeki masing-masing. Gak usah bawa-bawa gue,” jelasnya. Dengan sikap yang cukup berani, dia mengingatkan DJ Panda untuk fokus pada urusannya sendiri dan tidak lagi mencampuri kehidupannya.
Sikap defensif Lisa Mariana ini bukan tanpa alasan. Dia menekankan bahwa dia memiliki hak untuk menjaga jarak dari drama yang bukan miliknya. “Kalo lo emang mau rame, nggak usah bawa-bawa nama orang. Laki kan? Mulut jangan kaya perempuan,” tegasnya. Lisa merasa prihatin jika situasi ini terus berlanjut dan memperingatkan DJ Panda agar tidak memanggil namanya lagi.
Drama ini muncul di tengah sorotan media sosial yang terus berlangsung tentang kehidupan publik figur dan hubungan mereka. Kejadian ini menyiratkan betapa rentannya seseorang ketika namanya diseret ke dalam konflik yang tidak diinginkannya. Lisa nampaknya ingin menjaga integritas diri dan tidak ingin terjebak dalam drama sosial tersebut.
Sementara itu, perilaku DJ Panda dalam pernyataan yang diucapkannya menunjukkan fenomena umum di media sosial di mana banyak orang bersikap menyudutkan atau menyinggung orang lain demi menarik perhatian. Ini menjadi cerminan sifat kompetitif di dunia digital di mana popularitas sering kali diukur dengan seberapa banyak orang terlibat dalam drama.
Dengan konflik yang terus memanas, tidak dapat diprediksi sejauh mana masing-masing pihak akan menyikapinya ke depannya. Namun, satu yang pasti, baik Lisa Mariana maupun DJ Panda telah memaparkan sisi berbeda dalam interaksi mereka di media sosial. masing-masing memiliki pengikut yang menyaksikan setiap perkembangan, dan reaksi netizen pun menjadi sorotan.
Konflik ini sekaligus mengingatkan publik akan pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab dalam berbicara, terutama di platform yang dapat menjangkau khalayak luas. Terlepas dari motif di balik pernyataan DJ Panda, Lisa Mariana mengingatkan untuk tetap berfokus pada diri sendiri dan tidak membiarkan orang lain mempengaruhi jalan hidupnya. Maka, perdebatan ini bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang aktif di media sosial.







