Kementerian Sosial (Kemensos) telah memulai penyaluran bantuan sosial tahap pertama untuk periode Januari hingga Maret pada bulan ini. Penyaluran bansos ini menyasar sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Penerima bansos dapat mengecek status kepesertaan mereka secara mandiri melalui laman resmi pemerintah. Langkah ini bertujuan memastikan nama penerima tercantum dalam data penyaluran bantuan sosial pada termin awal tahun.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos
Verifikasi data penerima dilakukan secara daring menggunakan data kependudukan yang valid. Berikut ini adalah langkah-langkah pengecekan status penerima bansos:
- Buka laman resmi di cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah tempat tinggal sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
- Masukkan nama lengkap penerima sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang tersedia pada laman tersebut.
- Klik tombol “Cari Data” untuk menampilkan status penerima.
Sistem akan memberikan informasi mengenai status kepesertaan, jenis bantuan (PKH atau BPNT), serta rincian periode penyaluran dana jika data berhasil ditemukan dalam basis data Kemensos.
Rincian Besaran Dana Bantuan Sosial
Penyaluran ini mengacu pada Keputusan Direktur Jaminan Sosial Nomor 59.3.4 HK.01 1 2025. Besaran dana yang diterima tiap KPM berbeda-beda sesuai kategori bantuan yang dimiliki.
Untuk program BPNT, tiap KPM mendapat bantuan Rp200.000 per bulan. Dengan rentang penyaluran tiga bulan, total dana yang diterima mencapai Rp600.000.
Sementara itu, dana PKH diberikan berdasarkan kategori keluarga sebagai berikut:
- Ibu hamil atau nifas: Rp750.000
- Anak usia 0-6 tahun: Rp750.000
- Anak SD sederajat: Rp225.000
- Anak SMP sederajat: Rp375.000
- Anak SMA sederajat: Rp500.000
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Program bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin dan rentan. Selain memperkuat akses pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan, bantuan ini juga diharapkan mampu menekan angka stunting dan malnutrisi.
Penyaluran bansos juga berperan dalam memacu aktivitas ekonomi lokal. Dana bantuan diharapkan dapat memfasilitasi transaksi di pasar rakyat dan toko kecil, sehingga berdampak positif pada pergerakan perekonomian komunitas setempat.
Masyarakat yang ingin memastikan status bantuan sosial dapat mengakses laman pengecekan kapan saja. Pemerintah memprioritaskan transparansi dan kemudahan akses informasi bagi penerima agar bantuan tepat sasaran dan tepat waktu.
