Ruud Gullit Murka Soal Pembatasan Imigrasi, Ia Salut pada Dukungan Fan Kanada untuk Para Migran

Author: Qoo Media

Ruud Gullit menggunakan laga Kanada melawan Bosnia dan Herzegovina untuk menyoroti hal yang jauh lebih besar daripada hasil imbang 1-1. Ia mengaku senang melihat dukungan para penggemar Kanada kepada tim yang banyak diisi pemain berkulit hitam dan berlatar migran.

Gullit tampil sebagai tamu di BeIN Sports pada Jumat malam untuk menganalisis pertandingan itu. Dari sana, mantan pemain PSV dan AC Milan tersebut menyampaikan pandangannya tentang penerimaan terhadap migran di sepak bola dan di masyarakat.

Dukungan suporter Kanada jadi sorotan

Gullit menilai para penggemar Kanada benar-benar merangkul tim mereka. Ia menyebut hal itu membuat dirinya merasa senang karena melihat dukungan yang kuat terhadap skuad tersebut.

Ia juga menyinggung bahwa lebih dari separuh tim Kanada berkulit hitam. Menurutnya, para pemain itu datang ke Kanada karena berbagai alasan dan kemudian diterima oleh publik sepak bola di sana.

Bagi Gullit, sikap suporter Kanada menunjukkan contoh yang positif di tengah situasi yang menurutnya justru berlawanan di sejumlah negara. Ia mengatakan dirinya melihat ada negara-negara yang berkonflik dengan para migran dan hal-hal semacam itu.

Pernyataan pribadi soal perlakuan berbeda

Gullit kemudian mengaitkan isu itu dengan pengalamannya sendiri sebagai orang Belanda. Ia mengatakan penampilannya berbeda dari ibunya yang berkulit putih, tetapi orang lain sering langsung menilainya sebagai orang berkulit hitam.

Ia menyebut perlakuan berbeda itu terasa menyakitkan. Karena itu, ia merasa bahagia melihat para migran benar-benar dirangkul di Kanada.

Gullit juga menegaskan bahwa orang Kanada sendiri pada dasarnya adalah migran. Ia merasa senang dan bahagia karena tim Kanada mampu meraih satu poin dalam laga tersebut.

Source: www.goal.com
Terbaru