Pep Guardiola memandang kehadiran Rodri sebagai kunci utama bagi Manchester City dalam mengejar gelar musim ini. Kondisi fisik Rodri yang sudah pulih setelah cedera menjadi suntikan vital bagi performa lini tengah tim.
Manchester City masih aktif berlaga di empat kompetisi sekaligus. Mereka telah mencapai final Piala Liga Inggris, melaju ke babak kelima Piala FA, lolos ke babak 16 besar Liga Champions, dan menempati posisi kedua klasemen Liga Inggris.
Saat ini, City tertinggal lima poin dari Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris. Mereka berpeluang memangkas jarak menjadi dua poin jika berhasil mengalahkan Newcastle United di laga berikutnya.
Pep Guardiola percaya skuadnya cukup kuat untuk bersaing dalam empat ajang tersebut. Keberadaan Rodri dengan kualitasnya dianggap sangat penting untuk menjaga stabilitas tim.
Guardiola menilai Rodri bukan sekadar gelandang biasa, melainkan sosok yang memiliki kemampuan mengatur ritme permainan seperti manajer di lapangan. Kepemimpinannya berpengaruh besar dalam pengaturan strategi tim saat bertanding.
Pengalaman Rodri menjadi modal berharga bagi Guardiola. Gelandang asal Spanyol tersebut pernah menjadi bagian penting ketika City menorehkan sejarah dengan meraih treble pada musim 2022/2023.
Prestasi individual Rodri juga mentereng. Ia sukses meraih gelar Ballon d’Or pada tahun 2024, menegaskan kualitasnya di level tertinggi dunia.
Sejak pulih, Rodri tampil konsisten dengan selalu bermain penuh dalam delapan pertandingan terakhir Liga Inggris. Total, ia sudah mencatatkan 21 penampilan sepanjang musim ini.
Guardiola mengakui karakter pemain menjadi faktor pembeda. “Ada pemain yang menentukan di panggung besar saat menghadapi kesulitan, Rodri termasuk di antaranya bersama Bernardo Silva dan Ruben Dias,” ujar Guardiola kepada situs resmi Man City.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan bahwa kepribadian para pemain menjadi fondasi kesuksesan klub raksasa seperti Man City. “Kami tidak selalu menang besar atau bermain sempurna, tapi kami memiliki mental juara yang kuat,” jelasnya.
Menurut Guardiola, kemenangan dengan skor tipis sering terjadi ketika tim sedang dalam performa kurang maksimal. Namun, sikap mental dan kemampuan mengatasi tekanan tinggi menjadikan tim ini tetap tangguh.
Rodri menjadi simbol dari mental juara tersebut. Praktis, peran dan kematangannya di lapangan menjadi pondasi bagi keberhasilan City dalam berbagai kompetisi.
Dengan kondisi Rodri yang makin fit dan tampil konsisten, Manchester City memiliki peluang besar mempertahankan dan menambah koleksi trofi di musim ini. Pep Guardiola mengandalkan sang gelandang untuk mengatur permainan dan membawa tim menuju target ambisius mereka.
