
Persib Bandung mengambil langkah tegas dengan menutup tribune selatan di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) setelah terjadi kericuhan dalam pertandingan melawan Ratchaburi FC. Penutupan tribune ini berlaku mulai laga melawan Persita Tangerang pada lanjutan Super League 2025/26, sebagai upaya pencegahan agar insiden serupa tidak terulang kembali.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan bahwa pertandingan melawan Ratchaburi merupakan momen emosional yang melibatkan antusiasme tinggi dari suporter. Namun, dalam pertandingan tersebut terjadi sejumlah insiden serius seperti pemanjatan pagar tribun, pelemparan objek, penyalaan petasan, hingga pitch invasion yang melibatkan sebagian oknum suporter.
Adhitia menegaskan bahwa dinamika emosi dalam sepakbola memang wajar terjadi, tetapi tindakan yang membahayakan keselamatan tidak bisa dibiarkan. “Setiap bentuk tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan pemain, ofisial, maupun sesama penonton perlu disikapi secara serius,” ujarnya dalam pernyataan resmi klub.
Penutupan temporer tribune selatan dan VIP Barat Selatan sektor D dan E di GBLA merupakan langkah antisipatif dari manajemen Persib. Ini bertujuan untuk meminimalisasi potensi kericuhan dan menciptakan suasana pertandingan yang lebih aman dan kondusif. Pihak klub juga tengah menggelar evaluasi dan investigasi menyeluruh terkait penyelenggaraan pertandingan guna memperbaiki aspek keamanan dan kenyamanan.
Manajemen berharap dukungan Bobotoh tetap menjadi kekuatan utama Persib meskipun ada pembatasan akses di beberapa sektor tribun. Adhitia mengajak seluruh pendukung Persib untuk menjaga marwah klub dengan menunjukan sikap dewasa dan bertanggung jawab.
Berikut poin kunci dalam keputusan Persib menutup tribune selatan GBLA:
1. Penutupan tribune selatan mulai laga melawan Persita Tangerang hingga batas waktu belum ditentukan
2. Penutupan juga berlaku untuk VIP Barat Selatan sektor D dan E
3. Langkah ini diambil menyusul kericuhan yang terjadi saat laga melawan Ratchaburi FC
4. Insiden meliputi pemanjatan pagar, pelemparan objek, penyalaan petasan, dan pitch invasion
5. Klub melakukan evaluasi dan investigasi penyelenggaraan pertandingan secara menyeluruh
6. Harapan klub agar pertandingan berlangsung aman, nyaman, dan kondusif
Persib terus berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan pertandingan, agar sepakbola tetap menjadi ruang positif dan membanggakan bagi seluruh kalangan pendukung. Penutupan tribune selatan GBLA merupakan salah satu bentuk tanggung jawab klub dalam menanggapi insiden yang terjadi sekaligus menjaga nama baik Persib, Kota Bandung, dan Indonesia di kancah sepakbola internasional.





