MPL PH Season 17 Hadir Dengan Luar Biasa, Roster Juara Bertahan Dan Serbuan Bintang Impor Indonesia

MPL Philippines Season 17 resmi dimulai pada tanggal 20 Maret, menandai pembukaan musim kompetitif baru untuk Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Filipina. Musim ini menghadirkan sejumlah dinamika penting seperti kembalinya juara dunia Aurora Gaming PH dengan roster lengkap, proses rekonstruksi besar-besaran oleh Team Liquid PH pasca performa mengecewakan di M7, serta fase perbaikan dari ONIC Philippines setelah kehilangan pemain bintang gold laner.

Perayaan ulang tahun ke-10 MLBB diwarnai dengan banyak perubahan. MPL PH pindah ke venue baru di Victoria Sports Tower, Quezon City, yang memiliki kapasitas lebih besar untuk menampung pertumbuhan penonton. Selain itu, kehadiran pemain impor dari Indonesia dan Singapura membuka babak baru dalam sejarah liga, yang sebelumnya dominan oleh talenta lokal Filipina.

Venue dan Jadwal Baru MPL PH Season 17

Musim ke-17 menandai perubahan tempat berlangsung yang signifikan. Victoria Sports Tower dipilih sebagai lokasi pertandingan untuk memberikan pengalaman live yang lebih besar dan nyaman bagi penonton langsung. Jadwal pertandingan mengatur tiga hari liga setiap minggu, dengan 2-3 series per hari dari 20 Maret hingga 31 Mei.

Kehadiran pemain internasional seperti Clayton "Savero" Kuswanto dari ONIC dan Sultan "AeronnShikii" Muhammad dari Team Liquid Indonesia menambah dimensi strategis baru. Mereka memperkenalkan gaya permainan agresif ala Indonesia yang dapat berkolaborasi dengan gaya makro dan koordinasi spesifik Filipina.

Roster Aurora Gaming PH: Stabilitas Juara Dunia

Aurora Gaming PH melaju ke MPL PH Season 17 tanpa perubahan lineup setelah menjuarai M7 World Championship. Head coach Aniel "Master the Basics" Jiandani tetap memimpin, memberi keuntungan signifikan bagi Aurora karena tidak membutuhkan adaptasi roster. Pemain seperti Edward "Edward" Dapadap, Jonard "Demonkite" Caranto, Kenneth "Yue" Tadeo, Jan "Domeng" Delmundo, dan Dylan "Light" Catipon, membentuk sistem makro yang disiplin dan efektif.

Namun, tantangan terbesar Aurora adalah menjaga motivasi dan inovasi strategi. Semua tim lain telah mempelajari gaya Aurora secara mendalam. Musim ini menjadi ujian apakah Aurora mampu bertahan sebagai raja dengan terus mengembangkan permainan.

Transformasi Besar di Team Liquid PH

Berbeda dengan Aurora, Team Liquid PH mengalami perubahan besar. Setelah gagal di M7 dan berpisah dengan pemain legendaris Kiel “Oheb” Soriano serta pelatih Rodel "Ar Sy" B.Cruz, mereka merekrut Sultan "AeronnShikii" Muhammad sebagai gold laner baru. Ini merupakan langkah eksperimen besar terhadap gaya cepat dan agresif ala Indonesia, yang diharapkan bisa menggabungkan keunggulan makro tradisional tim.

Pelatih baru Ong Wei “Aeon” Sheng menghadapi tugas utama menyesuaikan gaya permainan baru tanpa kehilangan fondasi koordinasi yang sudah ada. Roster inti mereka masih bertahan sehingga fokus utama adalah membangun sinergi yang kompak secepat mungkin.

ONIC Philippines dan Proses Rebuild Dengan Savero

ONIC Philippines mengalami penurunan tajam setelah hanya finis keempat di MPL PH Season 16. Ini berujung pada keluarnya gold laner bintang Duane “Kelra” Pillas yang menjadi tulang punggung tim. Untuk menggantikan Kelra, ONIC mendatangkan Clayton "Savero" Kuswanto, pemain Indonesia pertama yang bergabung dengan franchise MPL PH.

Tugas Savero tidak mudah karena harus beradaptasi dengan lingkungan kompetitif dan budaya permainan baru. Di saat bersamaan, tanggung jawab kepemimpinan bergeser ke mid laner Frince "Super Frince" Ramirez dan jungler King "K1NGKONG" Perez. Tim ini berupaya menata kembali kekuatan untuk mengembalikan prestasinya.

Daftar Tim dan Talenta Kunci MPL PH Season 17

  1. Aurora Gaming PH: Roster tetap, juara dunia bertahan
  2. Team Liquid PH: Rekonstruksi besar, tambahan pemain Indonesia AeronnShikii
  3. ONIC Philippines: Rebuild dengan Savero, tanpa Kelra
  4. Pemain impor Indonesia dan Singapura: Pertama kali hadir membawa dinamika baru

Musim ke-17 MPL PH menjanjikan persaingan yang lebih menarik dengan masuknya talenta dari luar negeri dan venue baru yang menunjang besar penonton. Sesuai data Esports Charts, peningkatan viewership serta interaksi penonton diprediksi mencapai level tertinggi sepanjang sejarah liga. Semua mata tertuju pada bagaimana pengaruh pemain asing dan perubahan roster akan menentukan hierarki baru di dunia esports MLBB Filipina.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: escharts.com

Berita Terkait

Back to top button