Cooper Flagg Cetak 51 Poin, Rekor Rookie Bersejarah di Kekalahan Mavericks

Cooper Flagg mencatat malam bersejarah saat Dallas Mavericks kalah 138-127 dari Orlando Magic dalam laga kandang, dengan mengemas 51 poin. Raihan itu membuat rookie berusia 19 tahun 103 hari tersebut menjadi pemain termuda dalam sejarah NBA yang mencetak 50 poin atau lebih dalam satu pertandingan.

Flagg sempat ditarik keluar saat kuarter keempat tersisa setelah mengumpulkan 45 poin. Namun, setelah kembali ke lapangan, ia langsung menambah satu tembakan tiga angka dari sudut, lalu memastikan poin ke-50 lewat sebuah layup disertai foul sebelum keluar disambut standing ovation dari penonton.

Laga monumental di tengah kekalahan Mavericks

Meski performa Flagg sangat menonjol, Mavericks tetap gagal mengamankan kemenangan dan harus menerima hasil akhir 138-127. Flagg menjadi pusat serangan Dallas sepanjang laga, terutama pada kuarter keempat saat ia melesakkan 24 poin.

Ia menutup pertandingan dengan efisiensi tinggi, yaitu 19 dari 30 tembakan masuk, termasuk 6 dari 9 percobaan tripoin. Dari garis lemparan bebas, Flagg tampil sempurna dengan tujuh tembakan yang semuanya berbuah angka.

Catatan langka untuk rookie

Menurut ESPN Research, Flagg menjadi rookie kesembilan dalam sejarah NBA yang mampu mencetak setidaknya 50 poin dalam satu pertandingan. Ia juga menjadi pemain pertama yang melakukannya sejak Brandon Jennings membukukan 55 poin pada musim 2009-10.

Berikut catatan penting dari penampilan Flagg:

  1. Usia: 19 tahun 103 hari
  2. Poin: 51
  3. Field goal: 19/30
  4. Tripoin: 6/9
  5. Free throw: 7/7
  6. Poin kuarter keempat: 24

Momen penting dari bangku cadangan

Pergantian Flagg sempat terjadi karena asisten pelatih Frank Vogel mengambil alih instruksi tim setelah pelatih kepala Jason Kidd dikeluarkan dari pertandingan. Keputusan menarik Flagg keluar saat ia mengoleksi 45 poin sempat membuat momen bersejarah itu tertunda sesaat.

Setelah kembali masuk, Flagg tidak menyia-nyiakan peluang untuk menuntaskan pencapaian 50 poin. Aksi itu menjadi sorotan utama dalam pertandingan yang tetap berakhir pahit bagi Mavericks, meski sang rookie menampilkan performa individual yang sangat langka di NBA.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.espn.com
Exit mobile version