Pelatih AZ Leeroy Echteld mengungkapkan bahwa Ro-Zangelo Daal sebenarnya disiapkan untuk tampil sebagai starter saat menghadapi Shakhtar Donetsk di Conference League. Namun, keterlambatan datang membuat sang penyerang harus memulai laga dari bangku cadangan.
Keputusan itu langsung menarik perhatian karena Daal sedang dalam performa bagus. AZ justru menurunkan Ibrahim Sadiq sebagai sayap kiri pada laga perempat final yang digelar di Krakow, Polandia, akibat situasi perang di Ukraina.
Alasan disiplin di balik keputusan Echteld
Echteld menjelaskan bahwa tim sudah menyepakati aturan internal sejak awal musim. Ia menegaskan dua prinsip utama yang wajib dipatuhi seluruh pemain, yakni memberi usaha penuh dan datang tepat waktu.
“Di awal musim, kami telah menyepakati beberapa aturan bersama. Aturan pertama adalah kamu harus berusaha seratus persen,” ujar Echteld. Ia menambahkan bahwa kedisiplinan menjadi bagian penting dari standar kerja di AZ.
Pelatih itu juga menyebut keterlambatan tidak bisa lagi ditoleransi. “Aturan berikutnya adalah mereka harus datang tepat waktu. Dan jika kamu terlambat, saya tidak bisa lagi membiarkannya,” kata Echteld.
Daal batal jadi starter meski tampil meyakinkan
Keputusan mencadangkan Daal bukan karena faktor teknis semata, melainkan terkait disiplin. Echteld menilai situasi seperti ini sangat disayangkan karena terjadi pada fase penting kompetisi Eropa.
Menurutnya, intensitas latihan tim sebenarnya menunjukkan perkembangan positif. Ia melihat semangat dan kerja keras para pemain meningkat dari hari ke hari, tetapi aturan tetap harus ditegakkan tanpa pengecualian.
Wartawan Sam van Royen sempat menyinggung bahwa Echteld masih memberi arahan kepada pemain pada latihan Rabu lalu. Pertanyaan itu muncul karena ada dugaan keterlambatan Daal berkaitan dengan teguran tersebut.
Pernyataan Lengkap dari Leeroy Echteld
- Tim sudah punya aturan sejak awal musim.
- Pemain harus memberi usaha penuh dalam latihan dan pertandingan.
- Pemain wajib datang tepat waktu.
- Keterlambatan berujung pada konsekuensi di susunan starter.
Echteld menegaskan bahwa teguran itu tidak ditujukan kepada Daal. “Tidak, itu tentang orang lain,” jawabnya saat ditanya soal sesi latihan tersebut.
Ia pun mengaku kecewa karena masalah seperti ini masih terjadi menjelang laga penting. “Jadi sebenarnya sangat menyebalkan bahwa hal ini masih terjadi pada tahap ini, karena itu sama sekali tidak diinginkan,” ucapnya.
Dampak ke laga AZ kontra Shakhtar Donetsk
AZ menghadapi Shakhtar Donetsk pada Kamis malam pukul 21.00 waktu setempat. Pertandingan berlangsung di Krakow karena Shakhtar tidak bisa bermain di Ukraina akibat perang yang masih berlangsung.
Dalam susunan pemain yang diumumkan, AZ menempatkan Zoet di bawah mistar. Lini belakang diisi Maikuma, Goes, Penetra, Van Duijl, dan De Wit, sementara lini serang dipercayakan kepada Mijnans, Smit, Patati, Parrott, dan Sadiq.
Absennya Daal dari starting line-up menjadi catatan penting jelang duel besar tersebut. Keputusan Echteld menunjukkan bahwa AZ tetap menempatkan disiplin sebagai prioritas, bahkan di pertandingan krusial level Eropa.
