Lunin Dan Militão Meledak Pada Camavinga, Gol Lemar Buka Luka Di Bernabéu

Dua pemain Real Madrid menunjukkan kemarahan kepada Eduardo Camavinga setelah timnya kebobolan gol penyeimbang saat melawan Girona di Santiago Bernabéu. Reaksi keras itu muncul sesaat setelah Thomas Lemar mencetak gol yang membuat laga jornada ke-31 La Liga berakhir 1-1.

Gol dari Lemar terjadi setelah Fede Valverde lebih dulu membawa Real Madrid unggul pada menit ke-51 lewat tembakan keras. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama karena tim tamu membalas pada menit ke-62 dengan eksekusi serupa dari dalam kotak penalti.

Momen yang memicu protes di lapangan

Bola sepakan kaki kiri Lemar masuk ke gawang setelah melewati celah di antara kaki Camavinga. Di momen itu, Andriy Lunin dan Éder Militão langsung melayangkan teguran kepada gelandang Prancis tersebut karena dianggap terlambat menutup ruang.

Sumber pertandingan menyebut dua pemain Madrid itu menilai Camavinga gagal melakukan cover yang semestinya. Situasi tersebut membuat lini belakang Los Blancos terlihat rapuh pada fase penting laga.

Camavinga kembali jadi sorotan

Camavinga belakangan memang menerima banyak kritik karena penampilannya dinilai belum konsisten. Kasus di Bernabéu memperkuat sorotan terhadap kontribusinya dalam fase bertahan, terutama saat Madrid kehilangan kontrol di area berbahaya.

Jadwal padat juga membuat performa tim asuhan Carlo Ancelotti kian disorot, terlebih setelah hasil imbang ini menambah catatan tanpa kemenangan menjadi tiga laga beruntun. Sebelumnya, Real Madrid kalah 2-1 dari Mallorca dan Bayern dengan skor yang sama.

Rangkaian kejadian penting di laga Real Madrid vs Girona

  1. Fede Valverde mencetak gol pembuka untuk Real Madrid pada menit ke-51.
  2. Thomas Lemar menyamakan kedudukan pada menit ke-62.
  3. Bola tembakan Lemar lolos di antara kaki Camavinga.
  4. Andriy Lunin dan Éder Militão langsung memprotes Camavinga.
  5. Laga selesai 1-1 dan Madrid kehilangan dua poin di kandang.

Hasil ini menambah tekanan bagi Real Madrid dalam perebutan posisi teratas La Liga, sementara persoalan organisasi bertahan kembali menjadi isu utama yang harus segera dibenahi. Sorotan terhadap Camavinga pun diperkirakan belum akan mereda, mengingat kesalahan kecil di fase ini bisa langsung memengaruhi hasil pertandingan besar seperti di Bernabéu.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: es-us.noticias.yahoo.com

Terkait