Shimizu S-Pulse akan menjamu Nagoya Grampus dalam lanjutan J1 100 Year Vision League pada Sabtu, 25 April 2026. Laga ini menarik perhatian karena kedua tim baru saja melewati pertandingan yang berakhir hingga adu penalti dan sama-sama membawa modal hasil yang tidak sepenuhnya mulus.
Shimizu datang setelah ditahan imbang 1-1 oleh Sanfrecce Hiroshima sebelum kalah 4-5 dalam adu penalti. Di sisi lain, Nagoya Grampus membawa kepercayaan diri usai menang 5-4 atas Avispa Fukuoka lewat adu penalti setelah bermain 2-2 di waktu normal.
Catatan Performa Menjelang Laga
Secara statistik, pertandingan ini mempertemukan dua tim yang punya karakter serangan cukup berbeda. Data yang dihimpun dari betshoot.com menunjukkan Nagoya Grampus memiliki produktivitas tandang lebih tinggi dengan rata-rata 1,8 gol per pertandingan, sedangkan Shimizu S-Pulse mencatat rata-rata 1,5 gol saat bermain di kandang musim ini.
Nagoya juga terlihat lebih agresif dalam membangun tekanan ke pertahanan lawan. Rata-rata mereka melepas 14,6 percobaan tembakan per laga, jauh di atas Shimizu yang berada di angka 10,6.
Penguasaan Bola Diperkirakan Berimbang
Dari sisi penguasaan bola, laga ini diperkirakan berlangsung ketat. Catatan yang tersedia menunjukkan Shimizu berada di angka 48 persen, sementara Nagoya menorehkan 53 persen.
Hitung-hitungan tersebut memberi gambaran bahwa duel tidak akan sepenuhnya didominasi satu tim. Kedua kubu sama-sama punya peluang mengontrol ritme, terutama jika dapat memanfaatkan momentum pada fase awal pertandingan.
Rekor Pertemuan Lebih Memihak Nagoya
Riwayat pertemuan juga memberi gambaran menarik menjelang duel ini. Dalam enam laga terakhir sejak April 2022, Nagoya Grampus menang empat kali, sedangkan Shimizu S-Pulse hanya sekali menang.
Dari rangkaian laga itu, tercipta 12 gol dengan rata-rata dua gol per pertandingan. Angka tersebut menandakan pertemuan keduanya cukup sering menghasilkan duel yang terbuka dan tidak selalu berlangsung ketat di lini tengah.
Kondisi Skuad Jadi Faktor Penting
Nagoya Grampus harus menjalani laga tandang ini tanpa sejumlah pemain utama. Manajer Mihailo Petrović dipastikan kehilangan Tomoya Koyamatsu, Tsukasa Morishima, Ryuji Izumi, Marcus Vinicius, dan Yota Sato karena cedera serius.
Absennya lima pemain tersebut bisa memengaruhi pilihan taktik dan kedalaman skuad Nagoya. Situasi ini menjadi ujian tersendiri bagi tim tamu meski mereka datang dengan catatan tandang yang cukup produktif.
Lini Belakang Shimizu Perlu Waspada
Shimizu juga tidak bisa terlalu nyaman meski tampil di kandang. Mereka kebobolan dalam lima dari enam pertandingan terakhir, sehingga sektor pertahanan menjadi titik yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi serangan Nagoya.
Selain itu, laga-laga terakhir yang melibatkan Nagoya juga cenderung menghasilkan banyak gol. Dalam enam pertandingan terakhir mereka, total 20 gol tercipta, yang memperkuat dugaan bahwa duel ini berpotensi berlangsung dengan intensitas tinggi di kedua kotak penalti.
