MoonAgents, asisten AI milik MoonPay, kini resmi hadir di Telegram dan langsung membawa cara baru berinteraksi dengan aset kripto. Di platform yang sudah menjadi rumah bagi komunitas crypto besar, pengguna cukup mengetik perintah dalam bahasa biasa untuk mengecek harga, menukar aset, hingga memindahkan dana.
Yang membuat peluncuran ini menonjol adalah alurnya yang sederhana namun tetap terkendali. Pengguna bisa menulis permintaan seperti “swap $200 for Bitcoin” atau menanyakan “what’s ETH at right now”, lalu agent akan memahami permintaan itu, menyiapkan aksi, dan meminta konfirmasi sebelum transaksi dijalankan.
Telegram Jadi Jalur Baru untuk MoonAgents
Telegram dipilih karena memang sudah lama menjadi salah satu tempat utama aktivitas crypto. Lebih dari 1 miliar orang menggunakan aplikasi ini, dengan ratusan juta membuka Telegram setiap hari, sementara mini apps dan trading tools di dalamnya disebut memindahkan volume hingga miliaran dolar.
Menurut MoonPay, kehadiran MoonAgents di Telegram membuat layanan mereka lebih dekat dengan pengguna yang ingin mengelola aset secara langsung dari ponsel. Ivan Soto-Wright, co-founder dan CEO MoonPay, mengatakan bahwa pengguna ingin mengelola aset lewat percakapan natural, bukan dengan mempelajari antarmuka baru.
“MoonAgents on Telegram reflects where we think crypto is heading,” said Ivan Soto-Wright, co-founder and CEO of MoonPay. “People want to manage their assets through natural conversation, not by learning new interfaces. Meeting users on Telegram, with the same trusted infrastructure behind every action, is a natural extension of that vision.”
Kontrol Tetap Ada di Tangan Pengguna
MoonPay menegaskan bahwa tidak ada aset yang bergerak tanpa persetujuan eksplisit. Private key juga tetap tersimpan di komputer milik pengguna, dan tidak pernah menyentuh server MoonPay maupun Telegram.
Telegram hanya menjadi jalur akses baru ke agent yang sama seperti di MoonAgents desktop app. Artinya, wallet, kemampuan, dan infrastruktur yang dipakai tetap sama, hanya kini bisa diakses dari ponsel melalui chat.
| Fungsi di Telegram | Contoh Perintah | Hasil yang Didukung |
|---|---|---|
| Cek harga aset | “what’s ETH at right now” | Menampilkan harga aset secara langsung |
| Swap token | “swap $200 for Bitcoin” | Menyiapkan transaksi dan meminta konfirmasi |
| Beli crypto dengan fiat | Melalui onramp MoonPay | Membeli crypto lewat fiat |
| Pantau portofolio | Melalui chat agent | Melihat saldo portofolio |
| Kirim transfer | Melalui chat agent | Mengirim dana ke alamat tujuan |
Cara Menghubungkannya
Untuk mulai memakai MoonAgents di Telegram, pengguna perlu mengunduh desktop app MoonAgents di moonpay.com/agents terlebih dahulu. Setelah itu, pengguna diminta membuat bot lewat @BotFather di Telegram, lalu menyalin bot token dan username Telegram ke desktop app untuk menghubungkan keduanya secara aman.
Sesudah akun MoonPay tersambung dan dana ditambahkan ke wallet agent, pengguna bisa mulai mengobrol dengan agent di Telegram dan mengonfirmasi setiap aksi yang diajukan. Dengan alur ini, MoonPay mencoba mempertahankan kendali penuh di tangan pengguna sambil memindahkan pengalaman transaksi ke format percakapan yang lebih ringan.
Ekspansi MoonAgents Berlanjut
Peluncuran di Telegram menjadi kelanjutan dari upaya MoonPay membawa MoonAgents ke tempat orang memang sudah memakai AI. Sebelumnya, desktop app hadir lebih dulu, lalu disusul MCP connectors untuk alat seperti Claude dan Perplexity.
Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents, menekankan bahwa pengguna tidak seharusnya perlu mempelajari perintah khusus hanya untuk memakai uang mereka sendiri. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa kini pengguna bisa langsung memberi tahu AI assistant apa yang ingin dilakukan dari Telegram, sambil tetap memegang kendali penuh sepanjang proses.
“People shouldn’t need to learn special commands to use their own money,” said Kevin Arifin, Head of MoonPay Agents. “Now you can just tell your AI assistant what you want to do, right from Telegram, and stay fully in control the whole time.”
Dengan dukungan Telegram, MoonAgents memperluas jangkauannya dari desktop ke mobile tanpa mengubah infrastruktur dasarnya. Bagi pengguna crypto yang sudah aktif di Telegram, pendekatan ini menawarkan cara yang lebih natural untuk melakukan swap, membeli crypto, memantau portofolio, dan mengirim transfer lewat satu percakapan.
Source: financialit.net






