Norwegia datang ke Piala Dunia sebagai kejutan terbesar musim panas ini, dan sorotan utamanya tetap tertuju pada Erling Braut Håland. Tim ini baru kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak ’98, tetapi langsung melampaui catatan kemenangan mereka dari tiga dekade terakhir.
Di bawah asuhan Ståle Solbakken, Norwegia sudah mengoleksi empat kemenangan di turnamen ini, termasuk menyingkirkan Côte d’Ivoire dan Brazil pada fase gugur. Laga perempat final melawan England di Hard Rock Stadium pada Sabtu akan menjadi ujian berikutnya bagi perjalanan yang tidak banyak diperkirakan sebelumnya.
Klub semua pemain di skuad Norwegia
| Pemain | Posisi | Klub |
|---|---|---|
| Ørjan Nyland | GK | Sevilla (La Liga) |
| Sander Tangvik | GK | Hamburg (Bundesliga) |
| Egil Selvik | GK | Watford (EFL Championship) |
| Julian Ryerson | RB | Borussia Dortmund (Bundesliga) |
| Marcus Holmgren Pedersen | RB | Torino (Serie A) |
| Kristoffer Ajer | CB | Brentford (Premier League) |
| Leo Østigård | CB | Genoa (Serie A) |
| Sondre Langås | CB | Derby County (EFL Championship) |
| Henrik Falchener | CB | Viking (Eliteserien) |
| Torbjørn Heggem | CB | Bologna (Serie A) |
| David Møller Wolfe | LB | Wolverhampton Wanderers (Premier League) |
| Fredrik André Bjørkan | LB | Bodø/Glimt (Eliteserien) |
| Morten Thorsby | CM | Cremonese (Serie A) |
| Patrick Berg | CM | Bodø/Glimt (Eliteserien) |
| Sander Berge | CM | Fulham (Premier League) |
| Kristian Thorstvedt | CM | Sassuolo (Serie A) |
| Thelo Aasgaard | CM | Rangers (Scottish Premiership) |
| Fredrik Aursnes | CM | Benfica (Primeira Liga) |
| Martin Ødegaard | CAM | Arsenal (Premier League) |
| Andreas Schjelderup | LW | Benfica (Primeira Liga) |
| Jens Petter Hauge | LW | Bodø/Glimt (Eliteserien) |
| Oscar Bobb | RW | Fulham (Premier League) |
| Antonio Nusa | LW | RB Leipzig (Bundesliga) |
| Alexander Sørloth | ST | Crystal Palace (Premier League) |
| Jørgen Strand Larsen | ST | Atlético Madrid (La Liga) |
| Erling Braut Håland | ST | Manchester City (Premier League) |
Hampir seluruh skuad Norwegia bermain di level tinggi Eropa, baik di lima liga besar maupun di klub yang rutin tampil di kompetisi UEFA. Patrick Berg menjadi salah satu contoh paling jelas, karena ia tampil menonjol di Bodø/Glimt dan sempat menjadi figur kunci saat klub itu mencapai babak 16 besar Liga Champions musim lalu.
Norwegia juga punya masalah yang cukup aneh di posisi kiper. Mereka bahkan sempat mencoba menaturalisasi Nikita Haikin, tetapi kiper Rusia yang sudah di Bodø/Glimt sejak 2019 itu ditolak kelayakannya pada Mei.
Karena itu, Ørjan Nyland tetap jadi pilihan utama meski saat ini tidak punya klub. Kiper berusia 35 tahun itu pernah bermain untuk Aston Villa, Norwich, Reading, RB Leipzig, dan terakhir Sevilla sebelum dilepas, dan performanya disebut cukup meyakinkan sepanjang turnamen ini, terutama saat menang atas Brazil.
Nilai pasar tertinggi di skuad Norwegia
| Pemain | Nilai pasar |
|---|---|
| Erling Braut Håland | $230 million |
| Martin Ødegaard | $74 million |
| Jørgen Strand Larsen | $46 million |
| Antonio Nusa | $37 million |
| Andreas Schjelderup | $34 million |
| Oscar Bobb | $32 million |
| Sander Berge | $29 million |
| Julian Ryerson | $29 million |
| Alexander Sørloth | $21 million |
| Kristoffer Ajer | $21 million |
Catatan: Semua estimasi nilai pasar berasal dari Transfermarkt.
Di antara semua nama itu, Håland tetap berada di level yang berbeda. Dua golnya ke gawang Brazil membuat totalnya menjadi tujuh gol dalam empat penampilan pertama di Piala Dunia, dan ia juga sudah mencetak 16 gol dalam delapan laga kualifikasi.
Rekor internasionalnya ikut melonjak cepat menjadi 62 gol dalam 54 caps, jauh melewati catatan nasional Jørgen Juve yang bertahan sejak 1934 dengan 33 gol. Secara global, hanya 37 pemain pria yang pernah mencetak lebih banyak gol internasional daripada Håland, dan ia kini hanya dua gol di belakang Kylian Mbappé.
Nama-nama seperti Zlatan Ibrahimović, Ronaldo, Didier Drogba, Robbie Keane, Gerd Müller, dan Luis Suárez juga berada dalam jangkauan angka gol Håland. Namun untuk Norwegia, yang paling penting adalah bagaimana dukungan dari Martin Ødegaard, Antonio Nusa, Julian Ryerson, dan rekan-rekannya memberi panggung bagi sang penyerang Manchester City untuk terus menentukan hasil pertandingan.
