
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap kedua tahun 2025. Masyarakat kini dapat cek bansos pkh bpnt secara online hanya dengan menggunakan data dari KTP. Artikel ini akan membahas cara cek, kriteria penerima, besaran bantuan, dan pembaruan terbaru dari Kemensos agar Anda tidak ketinggalan informasi penting.
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Secara Online
Mengecek status penerima bantuan kini semakin mudah. Kementerian Sosial menyediakan layanan daring melalui situs resmi yang bisa diakses siapa saja.
Langkah-langkah cek bansos PKH BPNT:
-
Buka situs: cekbansos.kemensos.go.id
-
Isi wilayah: Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai alamat di KTP
-
Masukkan nama lengkap: Sesuai yang tertera di KTP
-
Ketik kode verifikasi, lalu klik “Cari Data”
Hasil pencarian akan menampilkan status Anda sebagai penerima atau bukan. Bila tidak terdaftar, akan muncul keterangan “Tidak Terdapat Peserta”.
Fitur Usul dan Sanggah untuk Perbarui Data
Tidak semua warga yang berhak langsung terdaftar sebagai penerima bantuan. Untuk itu, Kemensos menyediakan fitur khusus yang memungkinkan masyarakat mengajukan perubahan.
Fitur ini sangat penting untuk memastikan bantuan lebih tepat sasaran:
-
Usul: Bagi warga yang belum terdaftar tetapi merasa memenuhi syarat
-
Sanggah: Untuk melaporkan penerima yang dianggap tidak layak
Keduanya bisa diakses langsung melalui aplikasi Cek Bansos dari Kemensos. Proses ini mendukung transparansi dan akurasi dalam pendistribusian dana bantuan.
Jadwal Penyaluran dan Total Dana Bansos Tahap II 2025
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua tahun 2025 dimulai sejak Rabu, 28 Mei 2025 dan dilakukan secara bertahap hingga akhir Juni. Dana yang digelontorkan pemerintah mencapai Rp10 triliun untuk 16,5 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dana tersebut disalurkan melalui:
-
Bank Himbara: Seperti BRI, Mandiri, BTN, dan BNI
-
Kantor pos: Bagi wilayah yang tidak terjangkau jaringan perbankan
Penerima cukup membawa KTP atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) saat pencairan sesuai jadwal wilayah masing-masing.
Nominal Bansos PKH Berdasarkan Kategori
Besaran bantuan PKH bervariasi tergantung kategori anggota keluarga. Bantuan diberikan setiap 3 bulan (triwulanan), dan berikut adalah rinciannya:
| Kategori Penerima | Jumlah (per triwulan) |
|---|---|
| Ibu hamil / Balita (0–6 tahun) | Rp750.000 |
| Anak SD / sederajat | Rp225.000 |
| Anak SMP / sederajat | Rp375.000 |
| Anak SMA / sederajat | Rp500.000 |
| Lansia ≥60 tahun / Disabilitas | Rp600.000 |
| Korban pelanggaran HAM berat | Rp2.700.000 |
Dana ini ditujukan untuk mendukung kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan anggota keluarga penerima.
Rincian Bansos BPNT April–Juni 2025
Berbeda dari PKH, BPNT berfokus pada bantuan kebutuhan pokok. Pada periode April hingga Juni 2025, sekitar 18 juta keluarga mendapat Rp600.000 yang bisa digunakan untuk membeli sembako melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Dana BPNT hanya bisa digunakan di e-warung atau mitra resmi yang bekerja sama dengan Kemensos. Ini bertujuan untuk memastikan penggunaan tepat sasaran dan mendorong ekonomi lokal.
Sistem DTSEN untuk Ketepatan Sasaran
Mulai tahun 2025, pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam menyalurkan bantuan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa DTSEN memungkinkan penyaluran lebih akurat dan adil.
Dari pemutakhiran terbaru:
-
Sekitar 1,8 juta keluarga dihapus dari daftar penerima
-
Alasannya adalah kondisi ekonomi mereka membaik, sehingga tidak lagi memenuhi kriteria bantuan
Sistem DTSEN juga mendukung fitur real time dalam pengecekan dan pembaruan data melalui aplikasi maupun situs resmi.
Syarat dan Kriteria Penerima Bansos PKH & BPNT
Untuk menerima bantuan, masyarakat harus memenuhi kriteria berikut:
PKH:
-
Terdaftar dalam DTSEN
-
Memiliki anggota keluarga seperti balita, anak sekolah, ibu hamil, lansia, atau penyandang disabilitas
-
Tidak memiliki penghasilan tetap atau di bawah garis kemiskinan
BPNT:
-
Terdaftar dalam DTSEN
-
Berstatus keluarga miskin atau rentan miskin
-
Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
Data penerima akan terus diperbarui secara berkala oleh dinas sosial setempat, dengan mempertimbangkan hasil survei lapangan dan verifikasi ulang.
Tips Agar Tidak Terlewat Cek Bansos PKH BPNT
Agar Anda tidak melewatkan kesempatan mendapatkan bantuan, berikut beberapa tips praktis:
-
Rutin cek di situs Kemensos minimal sebulan sekali
-
Gunakan fitur Usul/Sanggah bila merasa ada kesalahan data
-
Pastikan data KTP dan KK terbaru di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
-
Unduh aplikasi Cek Bansos untuk memantau status bantuan secara cepat
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda bisa memastikan hak bantuan Anda tidak terlewat atau salah sasaran.
Cek bansos pkh bpnt adalah langkah penting untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Melalui sistem DTSEN dan fitur digital yang disediakan, masyarakat kini lebih mudah dalam mengakses hak-hak sosial mereka. Tetap update dengan informasi resmi dari Kemensos agar tidak tertipu oleh oknum atau informasi palsu.





