FBI Geledah Kantor Pemilu Fulton County Cari Dokumen Terkait Pemilu 2020 di Dekat Atlanta

FBI melakukan penggeledahan di kantor pemilihan Fulton County, Georgia, yang menjadi pusat fokus klaim kontroversial terkait pemilihan presiden 2020. Penyelidikan tersebut menargetkan dokumen dan catatan terkait pemilu, termasuk surat suara, rekaman mesin hitung suara, gambar elektronik surat suara, serta daftar pemilih.

Penggeledahan ini berlangsung di fasilitas utama pemilihan di Union City, dekat Atlanta. Petugas memperketat area gedung dengan pita kuning dan mengangkut sejumlah kotak berisi surat suara ke kendaraan truk. Seorang juru bicara FBI menyatakan tindakan ini merupakan pelaksanaan perintah pengadilan yang sah dan menolak memberikan keterangan lebih lanjut karena kasus masih aktif.

Latar Belakang Klaim dan Penyelidikan
Klaim mantan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan terjadi kecurangan besar-besaran dalam Pilpres 2020 telah berulang kali ditolak oleh pengadilan dan lembaga resmi negara. Tidak ditemukan bukti kuat yang menunjang tuduhan tersebut sehingga hasil pemilu tetap diakui. Fulton County, sebagai wilayah dengan populasi terbesar di Georgia dan basis Demokrat, disorot oleh Trump sebagai lokasi kunci masalah yang dia anggap terjadi.

Trump bahkan pernah mendesak sekretaris negara bagian Georgia agar dapat “menemukan” suara tambahan guna membalikkan hasil pemilu. Di sisi lain, jaksa wilayah Fulton, Fani Willis, sebelumnya mengajukan dakwaan terhadap Trump dan 18 lainnya atas dugaan upaya untuk membatalkan hasil pemilu secara ilegal. Namun, dakwaan itu batal setelah pengadilan menilai jaksa Willis tidak netral karena hubungan pribadi dengan salah satu jaksa pendukung kasus.

Reaksi Pemerintah Daerah dan Penegak Hukum
Pejabat Demokrat setempat menyatakan kekhawatiran terkait penggeledahan dan penyitaan surat suara. Ketua Dewan Komisaris Fulton, Robb Pitts, mengungkapkan ketidakjelasan alasan FBI mengambil dokumen dan tujuan pengiriman surat suara. Sementara itu, Departemen Kehakiman AS belum memberikan komentar resmi terkait tindakan FBI tersebut.

Kehadiran pejabat tinggi, seperti Wakil Direktur FBI Andrew Bailey dan Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard, juga tercatat di lokasi penggeledahan, menandakan tingkat pentingnya operasi tersebut.

Upaya DOJ untuk Mengakses Dokumen Pemilu
Selain penggeledahan, Departemen Kehakiman AS mengajukan gugatan terhadap pengelola catatan pengadilan Fulton County, Che Alexander, untuk mendapatkan akses ke dokumen pemilu 2020. Gugatan itu dilandasi oleh dugaan ketidakpatuhan Alexander yang tidak memenuhi permintaan dokumen federal terkait kepatuhan Georgia pada undang-undang pemilu nasional dan upaya transparansi negara bagian.

Ketegangan juga muncul dari Dewan Pemilihan Negara Bagian Georgia yang didominasi mayoritas konservatif, yang telah berupaya membuka kembali kasus-kasus dugaan kesalahan di Fulton County selama pemilu 2020. Dewan ini mengeluarkan sejumlah surat perintah (subpoena) untuk memperoleh berbagai dokumen pemilu, termasuk surat suara dan dokumen pendukung lainnya. Periksaannya kini tengah terhambat karena sengketa hukum dengan pemerintah daerah setempat.

Poin Penting Gugatan DOJ:

  1. Menuntut pengelola catatan pengadilan untuk menyerahkan dokumen yang diminta sesuai permintaan resmi.
  2. Menilai penolakan pengiriman sebagai pelanggaran terhadap Undang-Undang Hak Sipil federal.
  3. Meminta perintah pengadilan agar dokumen tersebut diserahkan dalam waktu lima hari setelah putusan.

Perkembangan ini terus menjadi sorotan karena menyangkut integritas proses demokrasi dan penegakan hukum di Amerika Serikat. Penyelidikan ini juga mencerminkan ketegangan politik yang masih membayangi era pasca-pemilu 2020, khususnya di wilayah-wilayah kunci seperti Fulton County, Georgia.

Berita Terkait

Back to top button