Pendiri Amal yang Tak Sengaja Lahir, Kini Tersentak Menerima MBE dari Raja

Pendiri Beauty Banks yang awalnya terbentuk secara “tidak sengaja” mengaku benar-benar terkejut saat menerima gelar MBE dalam King’s Birthday Honours. Sali Hughes dan Jo Jones, yang membangun organisasi amal itu dari temuan sederhana di sebuah tempat penampungan tunawisma di Cardiff, kini melihat inisiatif kecil mereka berkembang menjadi jaringan bantuan untuk ribuan lembaga amal di seluruh Inggris.

Hughes, jurnalis dan penyiar berusia 51 tahun, mengatakan ia tidak menyangka nama mereka masuk pembahasan penghargaan. Ia menegaskan mereka sama sekali tidak tahu sedang dipertimbangkan sampai surat pemberitahuan itu tiba.

Gagasan Beauty Banks muncul setelah Hughes berkunjung ke penampungan tunawisma terbesar di Cardiff pada 2017 untuk menunggu kru kamera sebelum membuat laporan isu terkini. Saat duduk di ruang resepsionis, ia melihat sebuah kotak kardus kecil berisi tampon, shower gel, dan perlengkapan kebersihan lain yang disediakan untuk para penghuni.

Hughes kemudian bertanya kepada staf tentang isi kotak itu dan mengetahui bahwa barang-barang tersebut dibawa oleh para relawan. Perlengkapan itu dipakai oleh orang-orang yang datang saat sedang menstruasi, menghadapi wawancara kerja, atau menghadiri pertemuan terkait hunian.

Ia memotret kotak tersebut dan mengirimkannya kepada Jones dengan pesan spontan. Jones membalas bahwa mereka mungkin bisa melakukan sesuatu untuk membantu, dan percakapan singkat itu menjadi titik awal lahirnya Beauty Banks.

Hughes mengatakan ia menulis kolom keesokan harinya. Dalam waktu singkat, perhatian media meningkat dan mereka mendapati diri mereka tengah menjalankan sebuah amal yang lahir tanpa rencana besar.

Organisasi itu kemudian resmi didaftarkan pada 2018. Saat ini Beauty Banks menyalurkan produk kebersihan dan kecantikan ke lebih dari 2.000 badan amal di seluruh Inggris.

Jones, yang tinggal di Surrey, menggambarkan dirinya dan Hughes sebagai “shameless hustlers” yang bekerja keras menjaga amal kecil itu tetap berjalan. Perempuan berusia 49 tahun itu juga menyebut momen menerima penghargaan terasa tidak nyata dan seperti “pinch me moment”.

Hughes sendiri memiliki kaitan pribadi dengan isu tunawisma karena ia pernah kehilangan tempat tinggal saat remaja. Ia berasal dari selatan Wales dan kini tinggal di Brighton, sementara pengalaman itu tampaknya ikut membentuk kepeduliannya terhadap akses barang-barang kebersihan bagi orang yang hidup dalam kemiskinan.

Pengakuan terhadap kedua pendiri itu datang di tengah daftar penerima penghargaan lain dari kawasan South East, termasuk penulis The Gruffalo, Julia Donaldson, dan penulis seri Roy Grace, Peter James. Bagi Hughes dan Jones, penghargaan MBE itu menjadi pengakuan tak terduga atas kerja yang mereka mulai dari sebuah kotak kecil berisi kebutuhan paling dasar.

Terkait