Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) akan melepas lalat steril yang menyala dalam gelap di wilayah perbatasan AS-Meksiko dan Texas selatan. Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyebaran hama screwworm atau lalat penggerogot daging yang menyerang hewan ternak.
Screwworm merupakan lalat parasit yang betinanya menaruh telur pada luka di hewan berdarah panas. Larva screwworm yang menetas akan menggali daging hidup dengan mulut tajam, berpotensi menyebabkan kematian jika tidak segera diobati.
Untuk menghentikan penyebaran hama ini, USDA sudah menghentikan impor ternak dari Meksiko ke AS. Langkah tersebut memperparah kekurangan pasokan sapi dan mendorong harga daging sapi mencapai rekor tertinggi bagi konsumen.
Pemanfaatan Lalat Steril dan Mendeteksi Penyebaran
Saat ini, USDA memproduksi sekitar 100 juta lalat steril per minggu di fasilitasnya di Panama. Lalat ini disebarkan di Meksiko guna mencegah perkembangbiakan lalat screwworm liar. Kini, penyebaran lalat steril diperluas ke wilayah lebih utara, mendekati perbatasan AS-Meksiko.
Langkah ini diambil setelah ditemukan 20 kasus infestasi screwworm sejak akhir Desember di negara bagian Tamaulipas, Meksiko, yang langsung berbatasan dengan Texas. "Kami harus melindungi Texas dan AS dari ancaman ini," kata Sonja Swiger, entomolog dari Texas A&M University.
Lalat steril yang akan dilepas diberikan pewarna fluoresens sehingga dapat terlihat menyala di bawah cahaya ultraviolet. Ini memudahkan petugas membedakan lalat steril dari populasi liar yang berbahaya.
Strategi Pengendalian dan Tantangan Produksi
USDA berencana menciptakan zona penyangga dari wilayah infestasi aktif hingga sekitar 50 mil ke dalam Texas. Tujuannya adalah menghalau penyebaran screwworm selanjutnya ke wilayah AS.
Namun, para ahli menilai produksi 100 juta lalat steril per minggu masih belum cukup untuk memberantas hama di Meksiko secara efektif. USDA telah mengumumkan investasi hingga 100 juta dolar untuk membangun fasilitas produksi tambahan di Texas, yang diperkirakan baru beroperasi dalam satu tahun mendatang.
Dudley Hoskins, pejabat USDA, menegaskan bahwa prioritas tertinggi adalah melindungi wilayah AS dari screwworm. Penyebaran yang semakin meluas di Tamaulipas menandakan populasi lalat liar mulai menetap dan berkembang pesat di daerah tersebut.
Peran Iklim dan Dampaknya pada Industri Daging
Cuaca dingin yang tidak biasa di Texas disebut dapat membantu memperlambat pergerakan screwworm sementara waktu. Menurut Devin Cole, Chief Operating Officer Tyson Foods, kekurangan pasokan sapi akibat wabah screwworm sudah menyebabkan bisnis daging sapi perusahaan mengalami kerugian.
Situasi ini menambah ketidakpastian karena pemerintah belum memberikan kepastian soal pembukaan kembali impor ternak dari Meksiko. Risiko penyebaran hama screwworm menjadi tantangan besar bagi stabilitas pasokan dan harga daging di Amerika Serikat.
Pengalaman Historis dan Keunggulan Metode Lalat Steril
Pada abad ke-20, AS berhasil memberantas screwworm dengan cara menggelar pesawat untuk menjatuhkan kotak-kotak berisi lalat steril di titik-titik panas penyebaran. Metode ini dianggap sangat efektif selama jumlah lalat steril mampu mengungguli populasi lalat liar.
Max Scott, profesor entomologi dari North Carolina State University, menyatakan bahwa keberhasilan pemberantasan bergantung pada kemampuan untuk mengeliminasi lalat liar dengan jumlah steril yang jauh lebih banyak. Jika kontrol populasi gagal, risiko infestasi semakin tinggi.
Upaya pengendalian screwworm menjadi misi penting yang melibatkan kolaborasi lintas negara. Pelepasan lalat steril di perbatasan merupakan langkah strategis untuk melindungi sektor peternakan AS sekaligus menjaga harga daging tetap stabil bagi konsumen.







