Kasus penembakan massal di Tumbler Ridge, Kanada, yang menewaskan enam orang, memunculkan perhatian serius terkait hubungan antara akses senjata api dan masalah kesehatan mental. Pelaku, Jesse Van Rootselaar, seorang remaja berusia 18 tahun yang juga transgender, diketahui pernah membagikan konten mengenai senjata dan berburu secara daring sekaligus menunjukkan tanda-tanda perjuangan dengan kesehatan mentalnya di media sosial.
Polisi Kanada telah mengidentifikasi Van Rootselaar sebagai pelaku yang membunuh ibunya, saudara tiri laki-laki berusia 11 tahun, lima siswa, dan seorang guru sebelum mengakhiri hidupnya sendiri. Motif di balik serangan tersebut masih dalam penyelidikan. Van Rootselaar tinggal di sebuah kota kecil di kaki Pegunungan Rocky, British Columbia, dan telah berhenti sekolah sekitar empat tahun lalu.
Akses Senjata dan Aktivitas Online
Beberapa media sosial dan arsip daring menunjukkan bahwa Van Rootselaar memiliki akses ke beberapa senjata api dan sangat tertarik dengan aktivitas berburu. Pada sebuah unggahan Facebook 2024, ibu Van Rootselaar, Jennifer Strang, memperlihatkan sebuah kabinet berisi enam senapan berburu dengan keterangan yang mengisyaratkan seringnya mereka berlatih menembak sasaran. Meski Strang memiliki lisensi senjata api, polisi menyatakan senjata yang terlibat tidak terdaftar atas namanya.
Menurut Deputy Commissioner dari Royal Canadian Mounted Police (RCMP), Dwayne McDonald, beberapa jenis senjata api yang tidak dibatasi memang tidak wajib didaftarkan. Saat ini, polisi sedang berusaha melacak asal-usul semua senjata yang terlibat dalam insiden tersebut.
Van Rootselaar juga mengelola sebuah kanal YouTube yang berisi konten tentang senjata, berburu, dan kemandirian diri, sebelum kanal itu dihapus. Pada platform Reddit, terdapat akun dengan nama yang sama, mengunggah video serta diskusi terkait penggunaan senjata dan perjuangan mental yang dialaminya. Tahun 2023, Van Rootselaar sempat mengunggah video menggunakan senjata di tempat menembak.
Kontroversi dan Penanganan Platform Daring
Selain YouTube dan Reddit, Van Rootselaar juga pernah aktif di Roblox, platform permainan daring yang menuai kritik akibat isu kekerasan dan pelecehan anak. Roblox mengonfirmasi telah menghapus akun dan konten yang bersangkutan setelah adanya laporan bahwa Van Rootselaar membuat permainan simulasi penembakan massal. Permainan tersebut hanya dikunjungi tujuh kali sebelum penghapusan.
Konteks Komunitas dan Regulasi Senjata di Kanada
Meskipun kasus ini mencuat, kota kecil Tumbler Ridge memiliki tradisi berburu yang kuat dan komunitas yang secara umum sangat bertanggung jawab dalam kepemilikan senjata api. Rev. Gerald Krauss dari New Life Assembly Church menyatakan, “semua orang berburu di sini dan tidak ada yang pernah melakukan hal bodoh sebelumnya,” menekankan keunikan tragedi ini di daerah tersebut.
Kanada menerapkan peraturan senjata yang lebih ketat dibandingkan Amerika Serikat. Pemilik senjata harus memiliki lisensi yang sah. Anak di bawah usia 18 tahun bisa menggunakan senjata untuk berburu atau berlatih menembak dengan lisensi khusus. Polisi juga mengonfirmasi bahwa dua senjata yang ditemukan di lokasi kejadian—sebuah senjata panjang dan sebuah senapan yang telah dimodifikasi—tidak terdaftar atas nama Van Rootselaar, dan lisensi yang dimilikinya sudah kadaluarsa di tahun 2024.
Isu Kesehatan Mental dan Pengawasan Polisi
Pihak kepolisian telah melakukan beberapa kali kunjungan ke rumah Van Rootselaar untuk menindaklanjuti masalah kesehatan mental. Pada beberapa kesempatan, pelaku sempat diamankan untuk evaluasi dan perawatan, termasuk kunjungan terakhir musim semi lalu terkait kekhawatiran atas tindakan menyakiti diri sendiri.
Analisis lebih lanjut juga sedang dilakukan terhadap senapan dan senjata lain yang ditemukan di rumah pelaku. RCMP menegaskan bahwa senapan dari rumah serta senjata utama yang digunakan dalam penembakan tidak pernah disita oleh polisi sebelumnya. Sementara itu, catatan daring dari akun Reddit menunjukkan pengakuan Van Rootselaar mengenai pencarian bantuan psikiatri dan pengakuan penggunaan obat-obatan.
Keterbatasan Layanan dan Dukungan di Komunitas
Menteri kota Tumbler Ridge, Darryl Krakowka, mengakui bahwa komunitas tersebut kekurangan layanan kesehatan mental yang memadai. Kondisi ini menjadi salah satu sorotan penting dalam upaya pencegahan kejadian serupa di masa mendatang.
Kasus ini menyoroti kompleksitas antara regulasi senjata, akses daring terhadap konten terkait senjata, serta kebutuhan akan dukungan kesehatan mental yang lebih kuat, terutama di komunitas kecil. Penyelidikan lanjutan masih berlangsung untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai latar belakang dan motif di balik tragedi ini.
