US Perluas Aktivitas Pesawat di Pangkalan Azores Terkait Perjanjian Bilateral Lama Portugal Tetap Tegaskan Legalitasnya

Kegiatan pesawat militer Amerika Serikat (AS) yang meningkat di pangkalan udara Lajes di Azores tetap berada dalam kerangka perjanjian bilateral yang sudah berlaku sejak lama. Menteri Luar Negeri Portugal, Paulo Rangel, menegaskan bahwa aktivitas ini tidak memerlukan persetujuan khusus dari pemerintah Lisbon.

Hal ini menanggapi kekhawatiran dari pihak oposisi sayap kiri Portugal yang meminta penjelasan resmi terkait dasar hukum peningkatan penerbangan militer AS serta konfirmasi mengenai izin dari pemerintah Portugal.

Dasar Hukum dan Perjanjian Bilateral

Pangkalan Lajes, yang terletak di kepulauan Azores di tengah Samudra Atlantik, memang telah lama berfungsi sebagai titik transit strategis bagi kekuatan militer AS. Perjanjian bilateral antara Portugal dan AS yang dibuat pada 1951 mengatur penggunaan fasilitas ini.

Menurut pernyataan resmi Menteri Luar Negeri Portugal, peningkatan penggunaan pangkalan dalam beberapa minggu terakhir tidak melanggar peraturan yang telah disepakati. Patel ini menjelaskan bahwa penggunaan yang lebih intensif oleh pesawat AS selama ini tidak memerlukan otorisasi atau pemberitahuan terlebih dahulu kepada Portugal.

Peran Strategis dan Keterlibatan Portugal

Portugal memandang aliansinya dengan AS dan keanggotaannya dalam NATO sebagai hal yang fundamental dan tidak berubah walau terjadi pergeseran geopolitik. Dalam konteks ketegangan internasional, seperti yang sedang berlangsung terkait program nuklir Iran, Portugal tetap mendorong penyelesaian masalah melalui jalur diplomasi dan dialog damai.

Washington sendiri sedang melakukan peningkatan besar-besaran kehadiran militernya di Teluk Persia sejak perang Irak tahun 2003, sebagai persiapan menghadapi potensi konflik akibat diplomasi yang melemah. Dalam situasi ini, pengoperasian pangkalan Lajes berperan sebagai bagian penting dalam manuver militer AS.

Tanggapan Portugal terhadap Politik Dalam Negeri

Pemerintah sayap kiri di Portugal mengangkat isu ini ke publik agar pemerintah pusat menjelaskan secara transparan bagaimana aspek legal dan diplomasi terkait penggunaan pangkalan yang makin intensif. Namun, Lisbon menekankan bahwa seluruh aktivitas tersebut sesuai dengan kewajiban bilateral yang sudah berlangsung selama lebih dari setengah abad.

Paulo Rangel menegaskan, "Jika kita mencermati selama 50 hingga 60 tahun terakhir, penggunaan pangkalan ini selalu seperti itu dan akan terus berlanjut." Pernyataan ini menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran aturan internasional dalam hal ini.

Fakta Penting Mengenai Pangkalan Lajes

  1. Pangkalan berada di kepulauan Azores, wilayah otonomi Portugal di Atlantik.
  2. Berfungsi sebagai titik transit strategis bagi pesawat militer AS selama lebih dari 70 tahun.
  3. Penggunaan Lajes diatur oleh perjanjian bilateral Portugal-AS yang dibuat pada 1951.
  4. Peningkatan aktivitas militer terbaru tidak memerlukan izin tambahan dari Portugal.
  5. Portugal tetap mendukung diplomasi dan penyelesaian damai dalam ketegangan internasional.

Penggunaan pangkalan Lajes oleh AS merupakan bagian dari dinamika geopolitik global yang melibatkan berbagai upaya militer dan diplomasi. Portugal tetap konsisten menjalankan kewajibannya sesuai perjanjian internasional sambil mendorong solusi diplomatik untuk berbagai krisis yang tengah berlangsung.

Berita Terkait

Back to top button