
Trump Tuntut Deportasi Dua Anggota Kongres Muslim karena Sikap Kritis
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang dua anggota Kongres perempuan Muslim, Rashida Tlaib dan Ilhan Omar, dengan menyebut keduanya “sakit jiwa” dan menuntut deportasi mereka. Pernyataan ini muncul setelah kedua anggota parlemen tersebut mengecam Trump saat pidato kenegaraan yang disampaikan pada Selasa malam, 25 Februari 2026.
Trump dalam unggahannya di media sosial Truth Social menggambarkan Tlaib dan Omar memiliki “mata melotot dan merah seperti orang gila” serta menyebut mereka sebagai politisi yang curang dan korup. Ia menegaskan negara harus segera mengirim keduanya kembali ke asal mereka, meskipun keduanya merupakan warga negara Amerika Serikat yang sah.
Latar Belakang dan Status Kewarganegaraan
Ilhan Omar lahir di Somalia dan telah menjadi warga negara AS hampir tiga dekade. Sementara Rashida Tlaib adalah keturunan Palestina-Amerika yang lahir dan tumbuh di Detroit, Michigan. Karena status kewarganegaraan mereka, kedua anggota Kongres tersebut tidak memenuhi syarat untuk dideportasi, sehingga tuntutan Trump menuai kritik tajam dari berbagai pihak.
Kedua perempuan tersebut sempat memprotes keras Trump selama pidato kenegaraan, menudingnya bertanggung jawab atas kematian warga Amerika akibat kebijakan imigrasi yang dijalankan pemerintahannya. Tlaib menggunakan tagar “#PresidentMajnoon” yang berarti “Presiden Gila” dalam bahasa Arab sebagai respons terhadap serangan Trump.
Reaksi Tokoh dan Organisasi Terhadap Pernyataan Trump
Pemimpin Minoritas DPR, Hakeem Jeffries, mengecam keras retorika Trump yang disebutnya sebagai “xenofobia” serta tidak pantas. Sementara itu, organisasi advokasi Muslim Council on American-Islamic Relations (CAIR) menilai pernyataan Trump berbau rasisme dan fanatisme.
Wakil Direktur Nasional CAIR, Edward Ahmed Mitchell, berpendapat bahwa menyarankan orang Amerika keturunan Muslim dikirim kembali ke negara asalnya karena kritik terhadap otoritas imigrasi adalah tindakan diskriminatif dan tidak adil. Hingga saat ini, Gedung Putih belum memberikan komentar resmi mengenai kontroversi ini.
Kontroversi Tambahan dan Sikap Trump terhadap Kritikus
Selain menyerang dua anggota Kongres Muslim, Trump juga melayangkan kritik pedas pada aktor Robert de Niro yang dikenal vokal menentangnya. Dalam serangan di media sosial, Trump menuduh De Niro memiliki IQ rendah dan membandingkannya dengan selebritas lainnya.
Robert de Niro sebelumnya menyatakan dalam sebuah podcast bahwa Trump merupakan musuh negara dan harus segera pergi dari kekuasaan. Sikap Trump dan kritik keras dari para figur publik memperkeruh suasana politik Amerika saat ini.
Isu Imigrasi dan Sikap Trump terhadap Komunitas Somalia
Dalam pidatonya, Trump juga mengulangi klaim kontroversial terkait komunitas Somalia di AS yang dianggapnya melakukan penipuan dan kerusuhan di Minnesota. Pemerintahannya mengerahkan agen federal bersenjata untuk menanggulangi masalah ini, yang oleh beberapa pihak dipandang sebagai tindakan represif dan diskriminatif terhadap imigran.
Situasi ini mencerminkan tensi tinggi antara pemerintahan Trump dengan perwakilan kelompok minoritas serta komunitas Muslim di Amerika Serikat. Isu rasisme dan xenofobia kembali menjadi polemik dalam politik AS menjelang pemilihan mendatang.
Ringkasan Kontroversi
- Trump menuntut deportasi dua anggota Kongres Muslim, Rashida Tlaib dan Ilhan Omar.
- Kedua anggota tersebut adalah warga negara AS yang sah dan tidak memenuhi syarat dideportasi.
- Pernyataan Trump mengundang kritik dari pimpinan DPR dan organisasi advokasi Muslim.
- Trump juga menyerang aktor Robert de Niro yang merupakan salah satu pengkritiknya.
- Isu imigrasi dan penanganan komunitas Somalia menjadi bagian dari latar belakang kontroversi ini.
Perkembangan situasi politik ini terus memancing perhatian luas, mengingat dampaknya terhadap kebebasan berpendapat dan kerukunan antar kelompok di Amerika Serikat. Pengamat politik menilai bahwa dinamika ini menjadi cermin dari ketegangan identitas dan kebijakan imigrasi dalam era Trump yang penuh kontroversi.





