Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, dijadwalkan memberikan kesaksian tertutup kepada sebuah komite kongres yang tengah menyelidiki kasus Jeffrey Epstein. Kesaksian tersebut akan berlangsung di rumahnya di Chappaqua, New York, dan berfokus pada hubungan Epstein dengan sejumlah tokoh politik.
Hillary Clinton sebelumnya menyatakan tidak memiliki banyak informasi baru yang dapat disampaikan. Ia juga menuduh panel yang dipimpin Partai Republik tersebut berusaha menggeser perhatian dari hubungan Presiden Donald Trump dengan Epstein.
Kontroversi Kesaksian Clinton dan Bill Clinton
Awalnya, Hillary dan Bill Clinton menolak memberi kesaksian di hadapan Komite Pengawasan DPR AS. Namun, mereka akhirnya menerima panggilan setelah adanya ancaman pemanggilan atas tuduhan penghinaan kongres. Kesaksian Hillary dijadwalkan hari Kamis, sementara Bill Clinton akan memberikan keterangan sehari setelahnya.
Ketua komite, James Comer dari Kentucky, menjanjikan bahwa transkrip wawancara akan dipublikasikan untuk transparansi publik. Namun demikian, hingga kini keterlibatan Hillary Clinton dengan Epstein belum jelas.
Hubungan Bill Clinton dan Epstein
Bill Clinton diketahui melakukan beberapa perjalanan menggunakan pesawat Jeffrey Epstein pada awal 2000-an, setelah masa jabatannya berakhir. Ia telah membantah melakukan kesalahan dan menyatakan penyesalan atas hubungan tersebut. Data dari Comer menunjukkan bahwa Epstein pernah mengunjungi Gedung Putih sebanyak 17 kali selama masa jabatan Bill Clinton.
Hubungan Donald Trump dan Epstein
Donald Trump juga diketahui memiliki interaksi sosial dengan Epstein selama tahun 1990-an hingga awal 2000-an, sebelum Epstein dipenjara atas dakwaan penyuapan prostitusi anak pada 2008. Menurut informasi dari panel penyidik, bukti yang dikumpulkan tidak menunjukkan keterlibatan Trump dalam aktivitas kriminal Epstein.
Dokumen Epstein dan Dampaknya
Departemen Kehakiman bawah supervisi Trump telah merilis lebih dari 3 juta halaman dokumen terkait Epstein untuk memenuhi kewajiban hukum yang ditetapkan Kongres. Dalam dokumen tersebut, selain menampilkan foto Bill Clinton, ditemukan keterkaitan Epstein dengan sejumlah tokoh bisnis dan politik, termasuk Menteri Perdagangan Howard Lutnick dan CEO Tesla Elon Musk.
Kasus ini juga memicu penyelidikan kriminal di luar Amerika Serikat, seperti terhadap Andrew Mountbatten-Windsor, mantan Duke of York di Inggris, serta figur terkemuka lainnya.
Fakta Penting Tentang Penyelidikan Epstein
- Hillary Clinton akan memberikan kesaksian secara tertutup di rumahnya.
- Bill Clinton akan mengikuti kesaksian sehari setelah Hillary.
- Jeffrey Epstein meninggal karena bunuh diri saat menunggu persidangan tahun 2019.
- Dokumen terkait Epstein telah dirilis lebih dari 3 juta halaman.
- Komite kongres yang menyelidiki didominasi oleh anggota Partai Republik.
- Tidak ada bukti yang mengaitkan Donald Trump dengan aktivitas kriminal Epstein.
Kesaksian dari kedua tokoh penting tersebut menjadi bagian dari pengumpulan fakta lebih lanjut dalam penyelidikan yang melibatkan jaringan Jeffrey Epstein. Transkrip hasil wawancara akan menjadi bahan penting untuk memahami sejauh mana keterlibatan berbagai tokoh dengan kasus ini. Hingga kini, komite masih menilai informasi yang ada dan kemungkinan dampak hukum berikutnya.





