Sebuah gambar viral yang mengklaim menunjukkan Mark Carney, mantan Gubernur Bank Kanada, sedang makan malam dengan Ghislaine Maxwell, sosok Inggris yang divonis atas kasus perdagangan seks, ternyata tidak benar. Gambar tersebut diketahui merupakan hasil buatan AI, terbukti dari tanda watermark “Grok” pada gambar, sebuah alat AI generatif, serta berbagai ketidaksesuaian visual di dalam foto.
Klaim ini mulai beredar melalui sebuah postingan di platform X pada akhir Februari yang lalu. Postingan itu menyiratkan bahwa gambar tersebut adalah foto asli, namun jika diperhatikan dengan teliti, terdapat kesalahan pada detail seperti perhiasan dan kacamata yang menunjukkan manipulasi digital. Misalnya, satu anting Maxwell terpasang secara tidak wajar, satu memakai pengait biasa dan yang lain seperti direkatkan ke daun telinga.
Indikasi Kuat Gambar Hasil AI
Gambar ini tidak hanya ditandai oleh watermark alat AI, tetapi juga dianalisis secara manual dan menggunakan perangkat deteksi khusus. Alat pendeteksi AI seperti Hive memberikan peluang hingga 99,9% bahwa gambar tersebut dihasilkan oleh AI. Selain itu, Sightengine juga menunjukkan bahwa gambar ini memiliki kemungkinan 88% sebagai hasil kreasi buatan komputer.
Beberapa kesalahan lain yang mencolok meliputi kacamata pria yang terlihat tanpa gagang, sebuah detail yang hampir mustahil muncul dalam foto asli. Kombinasi bukti ini secara kuat membantah klaim foto asli yang dipublikasikan viral di media sosial.
Riwayat Foto dan Klarifikasi Fakta
Google "About this image" memperlihatkan gambar tersebut sudah ada dan beredar setidaknya sejak Mei tahun lalu. Versi-versi sebelumnya juga memuat watermark Grok, memastikan gambar tersebut bukan foto asli. Lead Stories juga menyelidiki dan tidak menemukan jejak interaksi langsung antara Carney dan Jeffrey Epstein. Carney memang tercatat dalam dokumen di situs Departemen Kehakiman AS terkait Epstein, tetapi data tersebut lebih banyak berupa pemberitahuan kegiatan umum, bukan bukti keterlibatan.
Sebuah foto dari tahun 2013 yang pernah dimuat ulang oleh Toronto Sun memperlihatkan Maxwell berdiri di antara Carney dan istrinya dalam sebuah acara publik. Namun foto tersebut bukan bukti hubungan pribadi maupun kolaborasi dengan Epstein.
Dampak Sebaran Informasi Palsu
Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi generatif AI dapat digunakan untuk menciptakan konten yang menyesatkan dan memicu kesalahpahaman. Penyebaran gambar palsu yang menunjukkan hubungan antara tokoh publik dengan kasus kriminal berat seperti Epstein dapat mengganggu reputasi dan memicu berita bohong.
Masyarakat dihimbau agar selalu kritis, memeriksa sumber gambar, dan menggunakan alat pendeteksi asli saat menghadapi foto atau video yang mencurigakan. Pengguna media sosial juga dianjurkan memverifikasi fakta sebelum memutuskan untuk berbagi konten agar tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks.
Langkah Memastikan Keaslian Gambar
- Periksa apakah gambar memiliki watermark atau tanda pengenal alat AI.
- Analisis detail aneh atau inkonsistensi visual yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata.
- Gunakan alat pendeteksi gambar AI seperti Hive atau Sightengine.
- Telusuri asal muasal gambar melalui pencarian gambar di Google.
- Cek berita atau klarifikasi dari sumber berita terpercaya.
Mungkin terlihat meyakinkan, gambar ini adalah rekayasa teknologi yang dirancang untuk menipu. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di era digital, terutama ketika banyak cerita sensasional yang beredar tanpa bukti valid. Penggunaan teknologi AI harus diikuti dengan literasi digital agar masyarakat tidak tersesat dalam informasi palsu.







