AS Ancam Milisi Iran di Irak Targetkan Warga, Evakuasi Darurat Ribuan Warga AS Terjebak di Zona Konflik

Amerika Serikat mengeluarkan peringatan bagi warganya terkait ancaman dari milisi yang berafiliasi dengan Iran di Irak. Peringatan ini menyasar terutama kawasan Kurdistan di Irak, di mana kelompok militan itu diduga menargetkan hotel-hotel yang biasa dikunjungi oleh warga asing.

Departemen Luar Negeri AS mendesak warganya untuk segera meninggalkan Irak jika memungkinkan. Warga Amerika yang memilih tetap tinggal diimbau untuk bersiap berdiam di tempat yang aman dengan persediaan makanan, air, serta obat-obatan yang cukup.

Penerbangan komersial dari Irak saat ini tidak beroperasi karena konflik yang tengah berlangsung. Oleh karena itu, pemerintah AS menyarankan penggunaan jalur darat bagi mereka yang ingin keluar dari negara tersebut dengan aman.

Ancaman milisi yang didukung oleh Iran muncul menyusul eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Serangan udara yang melibatkan AS dan Israel memicu respons militer dari Iran, termasuk serangan balasan ke negara-negara tetangga dan penutupan ruang udara.

Pemerintah AS mempercepat evakuasi ribuan warganya dari kawasan rawan tersebut. Presiden Donald Trump menegaskan bahwa evakuasi tersebut berlangsung secara tenang namun efektif, meskipun rincian operasionalnya tidak diungkap secara gamblang.

Departemen Luar Negeri melalui juru bicaranya Dylan Johnson menyebutkan bahwa sejumlah penerbangan telah berhasil membawa ratusan warga Amerika kembali ke tanah air. Rencananya, penerbangan evakuasi tambahan akan dilakukan saat kondisi keamanan memungkinkan.

Sebuah gugus tugas khusus dibentuk untuk memberikan bantuan langsung kepada hampir 13.000 warga AS yang berada di luar negeri. Bantuan ini mencakup arahan keamanan serta bantuan perjalanan guna memastikan keselamatan mereka.

Berikut langkah-langkah keamanan yang dianjurkan bagi warga AS di Irak:
1. Segera meninggalkan Irak jika kondisi memungkinkan.
2. Jika tetap tinggal, tetap berdiam di tempat aman dengan persediaan mencukupi.
3. Hindari lokasi yang berpotensi menjadi sasaran milisi, seperti hotel yang banyak dikunjungi orang asing.
4. Gunakan jalur darat untuk keluar dari negara bila penerbangan ditutup.
5. Ikuti arahan dan bantuan dari kedutaan AS secara ketat.

Kondisi keamanan di wilayah Irak dan Timur Tengah saat ini sangat dinamis dan berpotensi memburuk. Pemerintah AS terus memantau situasi serta meningkatkan upaya evakuasi untuk melindungi warganya dari risiko kekerasan dan konflik militer yang sedang berlangsung.

Terkait