Iran Tunjuk Pemimpin Baru di Tengah Perang Berkepanjangan, Konflik Regional Memanas dan Harga Minyak Meroket Di Atas 100 Dolar

Perang di Timur Tengah memasuki pekan kedua dengan eskalasi serangan yang terus meningkat dari kedua belah pihak. Iran menunjuk putra pemimpin tertinggi yang meninggal sebagai pengganti, menandai perubahan penting dalam komando perang yang kini didukung penuh oleh Garda Revolusi yang kuat.

Harga minyak dunia menembus angka lebih dari 100 dolar per barel akibat ketegangan yang berkepanjangan. Kedua kubu terus melakukan serangan terhadap target militer dan sipil, termasuk fasilitas penting seperti instalasi desalinasi air di Teluk yang menjadi sumber air minum utama bagi negara-negara di kawasan.

Situasi di Iran

Pemimpin tertinggi baru berdiri di tengah krisis kepemimpinan yang tampak dalam negeri. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengeluarkan permintaan maaf atas serangan terhadap negara tetangga, namun faksi garis keras menolak dan bersikeras melanjutkan strategi perang. Sang pemimpin muda, Mojtaba Khamenei, belum memberikan pernyataan publik sejak pengangkatannya dan kini menghadapi tekanan dari konflik militer dan gelombang protes domestik besar yang terjadi tahun lalu.

Iran belum memperbarui jumlah korban jiwa secara resmi, yang sebelumnya dilaporkan lebih dari 1.200 jiwa. Laporan menunjukkan bahwa sejumlah warga Iran terus berusaha meninggalkan negara tersebut demi keselamatan.

Perkembangan di Israel

Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran dan sekaligus kelompok milisi pendukung Iran, Hezbollah, di Lebanon. Kerusakan dan korban jiwa yang signifikan dilaporkan di Lebanon, termasuk lebih dari setengah juta pengungsi dan sekitar 300 kematian. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji akan ada “banyak kejutan” dalam fase berikutnya, sementara militer Israel menyatakan berhasil menghancurkan markas dan fasilitas produksi rudal milik Garda Revolusi.

Korban tewas di Israel sejak perang dimulai mencapai sebelas orang. Sistem peringatan serangan udara terus aktif dengan sebagian besar proyektil berhasil dihancurkan di udara.

Peran dan Kondisi Amerika Serikat

Militer AS memperingatkan agar warga Iran tetap berada di dalam ruangan karena serangan sering diluncurkan dari daerah padat penduduk. Ada indikasi kuat bahwa AS berada di balik serangan mematikan pada sekolah khusus perempuan di Iran pada hari pertama konflik, walau mantan Presiden Trump menyalahkan Iran. Hingga saat ini, tujuh tentara AS tewas dalam konflik ini, dan masih ada kekhawatiran mengenai keselamatan warga negara AS yang ditahan di Iran.

Pihak militer AS belum memberikan laporan terbaru terkait jumlah rudal dan drone yang diluncurkan Iran, setelah sebelumnya menyatakan serangan Iran menurun drastis. Para ahli memperkirakan Iran kemungkinan menunda penggunaan sebagian senjata sebagai cadangan.

Reaksi dan Dampak di Kawasan Timur Tengah

Sekretaris Jenderal Liga Arab mengkritik strategi Iran sebagai “ceroboh” dan berbahaya bagi stabilitas regional. Negara-negara Teluk, yang sebagian besar memiliki fasilitas atau pasukan militer AS, melaporkan berhasil mencegat rudal dan drone Iran yang melintasi wilayah mereka. Iran menegaskan larangan penggunaan wilayah negara lain sebagai landasan serangan oleh AS. Namun, terjadi insiden rudal yang mengenai helipad di kompleks Kedutaan Besar AS di Irak.

Korban meninggal terus bertambah di beberapa negara Teluk. Saudi Arabia melaporkan kematian dua pekerja asing akibat proyektil militer yang jatuh, sedangkan Kuwait dan Uni Emirat Arab melaporkan korban jiwa di garis perbatasan dan wilayah mereka. Mayoritas korban di wilayah Teluk adalah pekerja migran dan warga asing.

Dampak Global dan Langkah Selanjutnya

Kenaikan harga bahan bakar diperkirakan bersifat sementara, meski Rusia mendapat keuntungan dari kenaikan tersebut. Ribuan warga negara AS telah meninggalkan kawasan karena ketegangan yang terus meningkat. Bandara-bandara utama di kawasan menghadapi gangguan keamanan; misalnya, penumpang di Bandara Internasional Dubai diungsikan setelah ledakan terdengar, dan fasilitas bahan bakar di Bandara Kuwait diserang oleh drone.

Konflik ini mulai melibatkan negara-negara lain. Presiden Ukraina mengumumkan akan mengirimkan ahli militer untuk membantu AS dan sekutu Timur Tengah dalam menghadapi ancaman serangan drone Iran pada pekan berikutnya.

Perang ini menunjukkan potensi berlanjutnya krisis yang lama, dengan dampak yang meluas tak hanya di wilayah konflik, tetapi juga pada ekonomi dan keamanan global. Upaya penahanan senjata dan diplomasi internasional diprioritaskan untuk meredakan ketegangan yang terus meningkat di kawasan.

Terkait