Seorang pria bersenjata pisau menyerang seorang perempuan di toko Pokemon di pusat kota Tokyo sebelum menusukkan senjata yang sama ke tubuhnya sendiri. Kepolisian Jepang mengatakan keduanya tewas setelah dibawa ke rumah sakit, dan kasus ini kini diselidiki sebagai pembunuhan.
Serangan itu terjadi di Pokemon Center Mega Tokyo, yang berada di dalam kompleks Sunshine City, salah satu kawasan belanja ramai di distrik Ikebukuro. Menurut polisi, korban adalah perempuan berusia sekitar 20-an yang diduga bekerja di toko tersebut, sementara pelaku menerobos area toko sebelum melukai korban di bagian leher.
Kronologi serangan di pusat belanja ramai
Polisi menerima panggilan darurat yang melaporkan aksi mengamuk seorang pria dengan pisau di pusat perbelanjaan itu. Petugas segera menuju lokasi setelah laporan masuk dari area yang pada saat kejadian dipadati pengunjung, termasuk anak-anak.
Saksi mata kepada Asahi mengatakan suasana berubah panik ketika terdengar teriakan minta tolong dan suara barang jatuh dari rak. Ia menyebut sempat melihat seorang staf toko dengan noda darah di baju serta seorang pria berpakaian hitam yang memaksa masuk ke area kasir.
Korban dan kondisi di lokasi
Kepolisian Tokyo menyampaikan bahwa perempuan tersebut mengalami luka tusuk di leher dan berada dalam kondisi kritis saat dilarikan ke rumah sakit. Pelaku juga menusuk lehernya sendiri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal, sehingga kedua pihak tidak tertolong meski sudah mendapat penanganan medis.
Hingga saat ini, polisi belum mengungkap identitas korban dan pelaku ke publik. Aparat juga belum menjelaskan secara rinci apakah ada hubungan antara keduanya atau apa motif yang mendorong serangan tersebut.
Respons Pokemon Company dan penutupan toko
Pokemon Company merilis pernyataan di platform X dan menyatakan toko Pokemon Center Mega Tokyo ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut. Perusahaan itu juga menegaskan fokus utama saat ini adalah bekerja sama dengan penyidik serta memberi dukungan kepada staf toko.
“Seluruh perhatian kami tertuju pada kerja sama dengan kepolisian dan dukungan bagi staf toko,” demikian inti pernyataan perusahaan, yang juga menyampaikan permintaan maaf atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
Mengapa kasus ini menarik perhatian publik
Jepang dikenal memiliki aturan kepemilikan senjata api yang sangat ketat, sehingga tindak kekerasan berat jarang terjadi dibanding banyak negara lain. Namun, beberapa serangan pisau berprofil tinggi tetap muncul dalam beberapa tahun terakhir dan memicu kekhawatiran baru soal keamanan ruang publik.
Kejadian di toko Pokemon juga menyita perhatian karena lokasi itu biasanya menjadi tujuan keluarga dan penggemar gim populer, sehingga serangan berlangsung di ruang yang identik dengan aktivitas belanja santai. Menurut NHK, para pengunjung sempat berhamburan keluar, sementara karyawan toko lain di sekitar lokasi menurunkan shutter demi keamanan.









