Sedikitnya tujuh orang tewas dan sejumlah lainnya luka-luka setelah dua serangan udara Israel menghantam Gaza pada Sabtu, menurut pejabat kesehatan di wilayah itu. Serangan tersebut kembali menambah jumlah korban di tengah ketegangan yang terus berlangsung meski ada kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya dimediasi Amerika Serikat.
Pejabat kesehatan Gaza menyebut satu serangan menghantam pos pemeriksaan polisi di kamp Bureij, di bagian tengah Jalur Gaza, dan menewaskan sedikitnya enam orang. Serangan kedua menghantam Beit Lahiya dan menewaskan sedikitnya satu orang, sementara belum jelas berapa banyak korban di Bureij yang merupakan anggota kepolisian.
Kronologi serangan yang dilaporkan
Pihak kesehatan setempat mengatakan serangan di Bureij terjadi pada waktu dini hari. Serangan itu menghantam area yang menjadi titik pemeriksaan, sehingga memicu korban sipil dan aparat di lokasi.
Untuk serangan di Beit Lahiya, otoritas kesehatan hanya memastikan ada satu korban tewas. Hingga laporan itu disampaikan, tidak ada rincian lengkap mengenai identitas korban maupun kondisi mereka yang terluka.
Penjelasan dari militer Israel
Militer Israel mengatakan serangan di Bureij dilakukan setelah anggota Hamas mendekati “yellow line”, batas yang menandai separuh Gaza yang diduduki Israel. Pihak militer belum langsung memberikan komentar mengenai serangan di Beit Lahiya.
Israel berulang kali menembak orang-orang di sekitar garis itu sejak kesepakatan gencatan senjata tercapai pada Oktober, dengan alasan mereka mencoba melintasi batas atau menyerang pasukan.
Korban terus bertambah di Gaza
Menurut pejabat kesehatan di Gaza, serangkaian serangan udara Israel telah menewaskan puluhan anggota kepolisian yang dipimpin Hamas sejak Oktober. Dalam sepekan terakhir saja, serangan Israel disebut telah menewaskan sedikitnya 25 orang di Gaza.
Data yang disampaikan otoritas kesehatan Gaza juga menyebut bahwa sejak kesepakatan yang dimediasi AS itu berlaku, sedikitnya 700 orang telah tewas di wilayah tersebut. Di sisi lain, Israel menyatakan serangan militan telah menewaskan empat tentaranya di Gaza.
Fakta utama yang perlu dicatat
- Dua serangan udara Israel menghantam Gaza pada Sabtu.
- Sedikitnya tujuh orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka.
- Serangan pertama terjadi di pos pemeriksaan polisi di Bureij dan menewaskan sedikitnya enam orang.
- Serangan kedua menghantam Beit Lahiya dan menewaskan sedikitnya satu orang.
- Militer Israel menyebut serangan di Bureij terkait pergerakan anggota Hamas dekat “yellow line”.
Di tengah saling tuding antara Israel dan Hamas, situasi di Gaza tetap rapuh dan berisiko memicu eskalasi baru. Serangan-serangan yang berulang di sekitar garis batas dan tingginya jumlah korban menunjukkan bahwa gencatan senjata yang ada masih jauh dari kondisi stabil di lapangan.







