Mark Carney memulai kunjungan resmi dua hari ke Republik Irlandia dengan pesan yang kuat soal hubungan keluarga, sejarah, dan kepentingan strategis antara dua negara. Bagi Carney, perjalanan ini bukan sekadar agenda diplomatik, melainkan juga pulang ke akar keluarga di tanah leluhurnya.
Ia tiba di Bandara Dublin bersama istrinya, Diana Fox Carney, sekitar pukul 10.00 waktu setempat dan langsung bertemu Taoiseach Micheál Martin. Ini menjadi kunjungan bilateral pertama seorang perdana menteri Kanada ke Irlandia sejak Justin Trudeau pada 2017.
Agenda Dublin dan sinyal politik
Di Dublin, Carney dan Martin menggelar pertemuan empat mata serta konferensi pers bersama di Government Buildings. Pada kesempatan itu, Martin menyebut kunjungan tersebut sebagai momen untuk Carney “merayakan dan menjelajahi warisan Irlandianya”.
Martin juga menegaskan bahwa Irlandia merasa terhormat menyambut Carney kembali. Ia menambahkan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk merayakan sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Irlandia dan Kanada.
Carney membalas dengan ucapan terima kasih kepada Martin sambil menyebut dirinya “kembali ke rumah”. Ia mengatakan senang bisa kembali ke Dublin dan merasa terhormat menjadi perdana menteri Kanada pertama dalam satu dekade yang melakukan kunjungan resmi ke sana.
Kedua pemimpin kemudian mengumumkan kerangka kerja sama bilateral baru. Cakupannya meliputi perdagangan dan investasi, ilmu hayati, riset dan inovasi, serta keamanan dan pertahanan.
Pesan soal dunia yang makin tidak pasti
Dalam pidato di Trinity College pada Sabtu sore, Carney menyoroti konflik global yang meluas dan berubah. Ia mengatakan Kanada, Irlandia, dan Eropa makin rentan secara langsung terhadap ancaman yang sebelumnya terasa jauh.
Meski begitu, Carney menilai Irlandia dan Kanada berada pada posisi yang baik untuk menjadi kekuatan yang memberi dampak positif jika bekerja bersama. Ia mengaitkan pandangan itu dengan kebutuhan menghadapi perubahan besar dalam sistem global.
Pada jamuan gala di Dublin Castle, Carney kembali menekankan tema serupa. Ia menyebut Kanada, Irlandia, dan Eropa berada di ambang “rupture in the global system”.
Dalam toast-nya, Carney mengangkat hubungan antarmasyarakat kedua negara. Ia berkata: “A blessing to the kinship between the Irish and Canadian people, may we always meet each other at the threshold and cross it together.”
Martin juga berbicara pada acara makan malam itu. Ia menggambarkan hubungan Irlandia dan Kanada sebagai hubungan yang “thriving and prosperous”, lalu mengatakan ada peluang untuk membangun ikatan baru yang kuat antara Irlandia, Kanada, dan Eropa di tengah situasi global yang tidak menentu.
Kunjungan ke Mayo dan jejak keluarga
Pada Minggu, Carney dijadwalkan menuju County Mayo di barat Irlandia. Ia akan mengunjungi rumah kakek-nenek dari pihak ayahnya di Aghagower, tempat keluarga itu meninggalkan desa tersebut lebih dari 100 tahun lalu untuk pindah ke Kanada.
Selama berada di Aughagower, Carney akan menghadiri misa di gereja paroki dan mengunjungi pemakaman di dekatnya. Di sana, beberapa leluhurnya dimakamkan.
Carney juga memiliki satu kakek atau nenek lain yang berasal dari County Cavan. Setelah itu, ia akan bertemu Presiden Irlandia Catherine Connolly di Westport.
Hubungan ekonomi yang terus berkembang
Pemerintah Irlandia menyebut hubungan dagang dan ekonomi dengan Kanada telah berkembang secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Nilai perdagangan barang dan jasa bilateral naik dari €3,2 miliar pada 2016 menjadi lebih dari €12 miliar pada 2024.
Pemerintah juga menyatakan investasi Kanada di Irlandia meningkat 131% sejak 2016. Sementara itu, Irlandia kini menjadi investor asing terbesar kedelapan di Kanada.
Di sisi operasional, Gardaí mengatakan dampak pada lalu lintas akan bersifat lokal dan minimal. Namun, akan ada penutupan jalan bergilir sementara untuk mendukung kegiatan dan pengawalan keamanan selama kunjungan berlangsung.







