Kemenlu Imbau WNI di Venezuela Tetap Waspada Seusai Gempa M 7,5, KBRI Caracas Siaga

Kementerian Luar Negeri meminta warga negara Indonesia yang berada di Venezuela tetap waspada setelah gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang negara itu dan memicu perhatian pada potensi dampak lanjutan. Imbauan itu disampaikan agar WNI mengikuti arahan pemerintah setempat dan segera menghubungi KBRI Caracas bila membutuhkan bantuan.

Direktur Pelindungan WNI Kemenlu RI, Heni Hamidah, memastikan seluruh staf KBRI Caracas dalam keadaan selamat. Ia juga menyebut tiga WNI yang tercatat berada di Venezuela dipastikan aman, sehat, dan tidak terdampak langsung oleh gempa tersebut.

Kondisi WNI dan KBRI Caracas

Heni menegaskan KBRI Caracas telah memverifikasi kondisi seluruh WNI yang terdata di Venezuela. “KBRI Caracas telah memastikan seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak tiga orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat,” ujarnya.

Selain memastikan keselamatan para WNI, Kemenlu juga menyampaikan bahwa gedung KBRI di Caracas tidak mengalami kerusakan struktural. Dengan demikian, layanan dan koordinasi darurat masih dapat dijalankan untuk memantau situasi di lapangan.

Langkah respons pascagempa

Pascagempa, KBRI Caracas langsung berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk mengikuti perkembangan terbaru. Jalur komunikasi darurat juga dibuka agar pemantauan kondisi WNI bisa dilakukan secara berkala.

KBRI terus mencermati informasi resmi dari pemerintah Venezuela, terutama terkait kemungkinan gempa susulan dan ancaman tsunami di wilayah pesisir. Sikap waspada ini dinilai penting karena guncangan terasa kuat hingga Caracas dan berdampak pada sejumlah kawasan pesisir.

Kronologi gempa yang mengguncang Venezuela

Gempa bermagnitudo 7,5 itu terjadi sekitar pukul 15.04 waktu setempat dengan pusat gempa berada sekitar 28 kilometer di sebelah barat Moron, wilayah pesisir Venezuela. Kedalamannya dilaporkan sekitar 10–13 kilometer.

Guncangan tersebut sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah pesisir Venezuela, Aruba, Bonaire, Curaçao, Puerto Rico, dan Kepulauan Virgin. Pemerintah Indonesia pun menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan masyarakat Venezuela serta berharap proses pemulihan dapat berjalan cepat.

Bagi WNI di Venezuela, Kemenlu menekankan pentingnya terus memantau informasi resmi dan menjaga komunikasi dengan KBRI Caracas jika terjadi perkembangan situasi di lapangan. Imbauan ini menjadi bagian dari langkah perlindungan agar warga Indonesia tetap mendapat informasi dan bantuan yang diperlukan selama masa tanggap gempa.

Source: www.beritasatu.com

Terkait