72 Jam Kritis di Venezuela, Korban Tewas Gempa Tembus 1.430 Orang

Korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang Venezuela terus bertambah dan telah mencapai 1.430 orang. Hingga Minggu (28/6), puluhan ribu warga masih dinyatakan hilang, sementara tim penyelamat masih berusaha menembus puing bangunan yang runtuh.

Situasi di lapangan juga memunculkan ancaman krisis kemanusiaan yang semakin luas. Jutaan warga kini membutuhkan bantuan mendesak, terutama karena akses terhadap air bersih, sanitasi, layanan kesehatan, dan kebutuhan pokok masih sangat terbatas.

Pencarian korban masih berlangsung

Memasuki hari ketiga pascagempa, upaya pencarian korban masih difokuskan pada area-area yang terdampak paling parah. Tim penyelamat bersama warga terus menyisir reruntuhan bangunan untuk menemukan korban yang kemungkinan masih terjebak di bawah puing.

Dua gempa besar yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) meninggalkan kerusakan luas di sejumlah wilayah. Kondisi ini membuat proses evakuasi berjalan lambat dan penuh hambatan, terutama di lokasi yang aksesnya sulit dijangkau.

Para ahli menyebut 72 jam pertama setelah bencana sebagai masa paling krusial untuk menemukan korban selamat. Setelah periode itu lewat, peluang menemukan penyintas biasanya menurun tajam, sehingga tekanan terhadap tim penyelamat semakin besar.

Korban hilang masih sangat banyak

Kepala bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Tom Fletcher, mengatakan jumlah korban meninggal diperkirakan masih akan terus bertambah. Ia juga menyebut lebih dari 50.000 orang masih hilang berdasarkan pemantauan yang ada saat ini.

Data itu menunjukkan skala bencana yang jauh lebih besar dari angka korban tewas semata. Selain mereka yang masih dicari, ribuan keluarga kini menghadapi ketidakpastian karena belum mengetahui nasib anggota keluarganya.

Bantuan internasional mulai masuk

Di tengah situasi darurat, bantuan dari berbagai negara mulai berdatangan ke Venezuela. Pengiriman bantuan pertama dari Amerika Serikat telah tiba di Caracas untuk mendukung respons kemanusiaan.

Bantuan tersebut dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak gempa. Kondisi lapangan menunjukkan bahwa pasokan tempat penampungan sementara, air bersih, sanitasi, layanan kesehatan, dan perlindungan menjadi kebutuhan paling mendesak.

Badan migrasi PBB mencatat sekitar 6,76 juta orang terdampak bencana ini dan membutuhkan bantuan kemanusiaan. Angka itu menggambarkan besarnya dampak gempa terhadap kehidupan warga di berbagai wilayah Venezuela.

Source: www.medcom.id

Terkait