Trump Jual Akses Cepat Truth Social ke Wall Street, Tarifnya 100.000 Dollar AS per Bulan

Author: Qoo Media

Perusahaan media sosial milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump menawarkan akses lebih cepat ke unggahan di Truth Social bagi pelaku pasar Wall Street. Tarif layanan tersebut dilaporkan dapat mencapai 100.000 dollar AS per bulan.

Akses dalam hitungan sangat singkat dinilai berharga bagi perusahaan trading dan lembaga keuangan besar yang perlu bereaksi cepat terhadap pernyataan Trump. Selisih beberapa milidetik dapat menentukan hasil transaksi bernilai besar, terutama dalam perdagangan berfrekuensi tinggi.

Trump Media & Technology Group (TMTG) memperkenalkan layanan data berbayar bernama Truth API pada Kamis, 17 Juli 2025. Layanan ini direncanakan mulai tersedia pada 1 Agustus.

Menurut laporan Reuters yang dikutip Kompas.com, Truth API dirancang untuk bank serta perusahaan trading yang membutuhkan informasi tercepat dari akun-akun berpengaruh. TMTG tidak mengumumkan harga resmi ketika layanan itu pertama kali diperkenalkan.

Paket akses yang ditawarkan

Layanan Akses Tarif per bulan Ketentuan
Truth API reguler Unggahan dari 10 akun berpengaruh di Truth Social Hingga 100.000 dollar AS Ditawarkan kepada perusahaan investasi dan pelaku pasar
Paket kontrak jangka panjang Akses cepat melalui Truth API 60.000 dollar AS Kontrak berlangganan selama tiga tahun

Layanan ini akan memantau unggahan penting selama 24 jam penuh dan menyediakan arsip unggahan sejak 2022. TMTG juga menyatakan telah memperoleh sejumlah pelanggan menjelang peluncurannya, meski identitas mereka belum dibuka.

Akun yang masuk dalam perhatian layanan tersebut mencakup akun Trump, Donald Trump Jr, dan Eric Trump. Sejumlah pendukung Trump dengan pengikut besar, seperti Dan Bongino dan Sean Hannity, juga termasuk di antara akun paling berpengaruh di platform itu.

Unggahan yang dapat menggerakkan pasar

Unggahan Trump di media sosial kerap memicu pergerakan di pasar keuangan. Kecepatan menerima informasi menjadi faktor penting bagi hedge fund, perusahaan trading, dan lembaga jasa keuangan yang mengeksekusi transaksi berdasarkan kabar terbaru.

Pada 9 April 2025, indeks utama Wall Street sempat melonjak setelah Trump menulis di Truth Social bahwa ia akan menunda sebagian besar tarif barunya selama 90 hari. Contoh tersebut memperlihatkan mengapa unggahan politik dapat menjadi informasi bernilai tinggi bagi pasar.

Bagi perusahaan yang menjalankan perdagangan berfrekuensi tinggi, Truth API berpotensi menjadi jalur data yang penting. Sumber yang mengetahui pembicaraan itu menyebut selisih kecepatan beberapa milidetik dapat berarti keuntungan hingga ratusan ribu dollar AS dalam transaksi besar.

Kabar mengenai tarif 100.000 dollar AS per bulan sebelumnya telah diberitakan Financial Times. Skema ini membuka sumber pendapatan baru bagi TMTG melalui bisnis lisensi data.

Kritik soal kepentingan finansial

Senator Ron Wyden dari Oregon menilai layanan tersebut dapat menguntungkan keluarga Trump secara finansial sekaligus memperkaya pelaku pasar Wall Street. Gedung Putih mengarahkan pertanyaan terkait kritik itu kepada TMTG, yang belum memberikan respons atas permintaan konfirmasi.

Senator Elizabeth Warren juga mengkritik skema tersebut sebagai upaya mencari keuntungan dari jabatan presiden dan memperkaya Wall Street tanpa manfaat bagi rakyat Amerika. Kritik itu menyoroti potensi konflik kepentingan ketika akses terhadap pernyataan presiden dijual sebagai produk berbayar.

Donald Sherman, presiden lembaga pengawas nonpartisan Citizens for Responsibility and Ethics in Washington, menyebut skema Truth API sangat tidak etis. Menurutnya, presiden berpotensi mendapat keuntungan finansial dari pembayaran untuk akses lebih cepat terhadap unggahannya sendiri.

Sherman dan sejumlah pakar lain menjelaskan bahwa klausul emolumen dalam Konstitusi AS tidak berlaku dalam kasus tersebut. Klausul itu mengatur larangan hadiah dari pemerintah asing kepada pejabat federal tanpa izin Kongres serta hadiah dari negara bagian kepada presiden.

Source: www.kompas.com
Terbaru