Iran Balas Serangan AS, Hanggar dan Landasan Pangkalan di Yordania Disasar

Author: Qoo Media

Korps Garda Revolusi Islami Iran atau IRGC mengumumkan serangan rudal dan drone ke sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di Yordania dan Kuwait. Serangan itu disebut sebagai balasan atas serangan AS pada Jumat malam, 17 Juli 2026.

Sasaran yang disebut Iran mencakup hanggar pesawat tempur dan landasan pacu di Pangkalan Udara Al Azraq, Yordania. Di Kuwait, serangan drone dilaporkan menyasar gudang amunisi serta sejumlah fasilitas pendukung militer AS.

Dalam pernyataan pers nomor 29 yang dirilis Sabtu, 18 Juli 2026, IRGC menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari gelombang ke-20 Operasi Nasr-2 atau Kemenangan 2. Pernyataan itu menempatkan pangkalan udara dan fasilitas logistik AS sebagai titik utama serangan balasan Iran.

Sasaran Serangan yang Disebut Iran

Lokasi Sasaran yang disebut Keterangan Iran
Al Azraq, Yordania Hanggar pesawat tempur dan landasan pacu Diklaim terkena rudal dan drone dalam Operasi Nasr-2
Kuwait Camp Buehring dan fasilitas pendukung Diklaim disasar drone kamikaze ke area strategis

IRGC menyatakan serangan di Al Azraq menyebabkan dua pesawat tempur dan tiga pesawat AS hancur. Mereka juga mengklaim ada kerusakan pada fasilitas lain di pangkalan tersebut.

Laporan mengenai serangan ini disampaikan Iran di tengah meningkatnya tudingan keras terhadap militer AS. IRGC menuduh AS bertanggung jawab atas kematian warga sipil dalam serangan terhadap rumah sakit, jembatan, jalur kereta api, pelabuhan, dan bandara.

Menurut IRGC, AS berusaha menutupi kegagalannya dengan melancarkan serangan langsung terhadap angkatan bersenjata Iran. Teheran juga menyatakan harapan agar rakyat dan pasukan bersenjata Yordania mengambil tindakan atas keberadaan militer asing di wilayah tersebut.

Drone Menyasar Camp Buehring

Selain serangan ke Yordania, Angkatan Darat Iran sebelumnya dilaporkan menyerang pangkalan militer di Kuwait menggunakan drone. Drone kamikaze itu disebut diarahkan ke gudang amunisi di Camp Buehring, yang sebelumnya bernama Camp Udairi.

Iran menyatakan fasilitas yang dibidik mencakup pusat komando, gudang logistik, fasilitas strategis, dan sistem pertahanan AS. Informasi yang dikutip www.viva.co.id menyebut Camp Buehring memiliki peran sebagai hub reorganisasi tempur dan dukungan utama bagi pasukan AS.

Di Kuwait, Pangkalan Udara Ali Al Salem juga disebut memiliki fungsi penting bagi operasi AS di kawasan Teluk Persia. Pangkalan itu berperan sebagai fasilitas logistik utama sekaligus pusat koordinasi operasi udara.

Operasi Juga Menjangkau Samudera India Utara

Dalam rangkaian operasi yang sama, Angkatan Laut Iran dilaporkan meluncurkan rudal jelajah darat ke laut ke arah kapal musuh di Samudera India utara. Peluncuran tersebut disebut ditujukan untuk memaksa kapal-kapal itu mundur ke luar jangkauan pasukan Iran.

Pengumuman IRGC memperlihatkan bahwa respons Iran tidak hanya berfokus pada satu pangkalan atau satu negara. Sasaran yang disebut mencakup fasilitas udara di Yordania, dukungan logistik di Kuwait, hingga kapal di perairan Samudera India utara.

Source: www.viva.co.id
Terbaru