Motorola kembali menyiapkan ponsel kelas menengah dengan fokus utama pada daya tahan baterai melalui Moto G37 Power. Berdasarkan data spesifikasi yang beredar, perangkat ini tampil sebagai model “coming soon” yang diumumkan pada 29 April 2026 dan diperkirakan meluncur pada Mei 2026.
Kombinasi baterai 7.000 mAh, layar 120Hz, dan dukungan jaringan 5G membuat Moto G37 Power terlihat menyasar pengguna yang butuh ponsel awet untuk aktivitas harian. Di pasar yang semakin kompetitif, Motorola tampaknya ingin menawarkan paket lengkap tanpa harus masuk ke segmen harga premium, dengan banderol sekitar 300 euro atau setara Rp5,1 juta.
Fokus utama pada baterai besar
Sektor baterai menjadi nilai jual paling menonjol dari Moto G37 Power. Motorola membenamkan kapasitas 7.000 mAh, angka yang jauh di atas rata-rata ponsel kelas menengah yang umumnya masih berada di kisaran 5.000 mAh.
Dengan kapasitas sebesar itu, perangkat ini berpotensi dipakai lebih lama untuk streaming, navigasi, media sosial, dan komunikasi tanpa sering mencari colokan. Pengisian dayanya juga mendukung 30W wired dan 6W reverse wired, sehingga pengguna bisa mengisi ulang perangkat lain dalam kondisi darurat.
Layar 120Hz dengan proteksi Gorilla Glass 7i
Moto G37 Power menggunakan layar IPS LCD 6,67 inci dengan refresh rate 120Hz. Panel ini juga menawarkan tingkat kecerahan puncak 1.050 nits, yang membantu visibilitas saat dipakai di bawah cahaya terang.
Resolusi yang digunakan adalah 720 x 1604 piksel dengan rasio 20:9 dan kepadatan sekitar 264 ppi. Dari sisi perlindungan, Motorola memasang Corning Gorilla Glass 7i untuk menambah ketahanan layar terhadap goresan dan benturan ringan.
Desain besar, bodi cukup tangguh
Secara fisik, Moto G37 Power hadir dengan dimensi 166,2 x 76,5 x 8,8 mm dan bobot 215 gram. Ponsel ini memakai kaca depan, rangka plastik, serta bagian belakang berbahan silicone polymer atau eco leather yang memberi kesan lebih premium dan nyaman digenggam.
Motorola juga menyematkan sertifikasi IP64 yang menandakan perangkat ini tahan terhadap percikan air dan debu. Selain itu, ada label MIL-STD 810H yang menunjukkan ponsel ini telah melalui pengujian ketahanan tertentu, meski bukan berarti benar-benar kebal terhadap kondisi ekstrem.
Performa ditopang Dimensity 6300
Di sisi dapur pacu, Motorola memilih chipset Mediatek Dimensity 6300 berbasis fabrikasi 6 nm. Prosesor ini membawa CPU octa-core dengan konfigurasi 2 inti Cortex-A76 2,4 GHz dan 6 inti Cortex-A55 2,0 GHz, serta GPU Mali-G57 MC2.
Sistem operasinya menjalankan Android 16, yang menjadi salah satu poin menarik karena ponsel ini langsung datang dengan versi Android terbaru. Untuk memori, tersedia dua opsi penyimpanan internal, yaitu 128GB dan 256GB, keduanya dengan RAM 4GB dan teknologi UFS 2.2.
Rangkuman spesifikasi utama Moto G37 Power
- Layar: 6,67 inci IPS LCD, 120Hz, 1.050 nits
- Chipset: Mediatek Dimensity 6300 (6 nm)
- RAM/ROM: 4GB/128GB dan 4GB/256GB
- Kamera utama: 50 MP
- Kamera depan: 8 MP
- Baterai: 7.000 mAh
- Pengisian daya: 30W wired
- Sistem operasi: Android 16
- Jaringan: 5G
- Sertifikasi: IP64 dan MIL-STD 810H
Kamera 50 MP untuk kebutuhan harian
Pada sektor kamera, Moto G37 Power membawa kamera utama tunggal 50 MP dengan bukaan f/1.8, dukungan PDAF, dan ukuran piksel 0,61µm. Motorola juga menambahkan fitur Dual-LED flash, HDR, dan panorama untuk membantu pemotretan di berbagai kondisi.
Kemampuan videonya mencakup perekaman hingga 2K pada 30fps, serta 1080p pada 30fps dan 60fps. Untuk selfie, tersedia kamera depan 8 MP f/2.0 yang juga mampu merekam video hingga 2K 30fps.
Audio dan konektivitas masih cukup lengkap
Motorola tetap mempertahankan sejumlah fitur yang mulai jarang ada di ponsel baru. Moto G37 Power masih menyediakan speaker stereo, jack audio 3,5 mm, dan dukungan Hi-Res audio.
Untuk konektivitas, perangkat ini mendukung Wi-Fi dual-band 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 5.4, NFC yang bergantung pada wilayah penjualan, radio FM, dan USB Type-C 2.0. Sistem navigasinya juga lengkap karena mendukung GPS, Galileo, GLONASS, BDS, dan QZSS.
Fitur tambahan dan pilihan warna
Motorola menyematkan sensor sidik jari di sisi bodi, bersama akselerometer, giroskop, proximity, dan kompas. Kombinasi sensor ini sudah memadai untuk kebutuhan keamanan dan penggunaan harian.
Dari sisi tampilan, Moto G37 Power hadir dalam empat opsi warna, yaitu PANTONE Impenetrable, Capri, Nautical Blue, dan Fuchsia Red. Pilihan warna tersebut memberi karakter yang cukup beragam, dari yang netral hingga yang lebih mencolok.
Posisi di pasar dan tantangan yang dihadapi
Dengan harga sekitar 300 euro atau sekitar Rp5,1 juta, Moto G37 Power masuk ke persaingan ketat ponsel menengah dengan fokus baterai dan konektivitas 5G. Di kelas ini, konsumen biasanya membandingkan kapasitas baterai, kualitas layar, kamera, dan kecepatan pengisian sebelum menentukan pilihan.
Motorola punya modal kuat lewat baterai 7.000 mAh, layar 120Hz, sertifikasi ketahanan, serta dukungan Android 16. Namun, RAM 4GB bisa menjadi perhatian bagi pengguna yang menginginkan performa multitasking lebih lega, terutama saat dibandingkan dengan sejumlah pesaing yang mulai menawarkan konfigurasi memori lebih besar.
Moto G37 Power pada akhirnya terlihat dirancang untuk pengguna yang memprioritaskan daya tahan baterai, fitur harian yang lengkap, dan konektivitas modern dalam satu perangkat. Jika spesifikasi yang beredar ini sesuai saat rilis resmi, ponsel tersebut berpeluang menarik minat pembeli yang mencari perangkat praktis untuk pemakaian panjang tanpa sering mengisi daya.





